Senin, November 2, 2026
Social icon element need JNews Essential plugin to be activated.
  • Login
Warta Garuda
  • NASIONAL
    59103

    Jakie są zasady gry w kości casino?

    59052

    Pak Marmuj dan Owner (140)

    59027

    Online casino pay by mobile phone fast, secure deposits guide

    59111

    The Evolution of Casinos: A Historical Overview

    59113

    Jakie są najrzadsze, a zarazem najbardziej wartościowe wygrane w kasynach?

    59115

    Jakie są najpopularniejsze metody płatności w kasynach online?

    58963

    Pak Marmuj dan Istirahat di Penginapan (139)

    59050

    Credit Card Casinos UK Safe, Fast Deposits and Tips

    59057

    Kasyno VIP: co daje program lojalnościowy i czy warto

  • POLITIK
    59103

    Jakie są zasady gry w kości casino?

    59052

    Pak Marmuj dan Owner (140)

    59027

    Online casino pay by mobile phone fast, secure deposits guide

    59111

    The Evolution of Casinos: A Historical Overview

    59113

    Jakie są najrzadsze, a zarazem najbardziej wartościowe wygrane w kasynach?

    59115

    Jakie są najpopularniejsze metody płatności w kasynach online?

    58963

    Pak Marmuj dan Istirahat di Penginapan (139)

    59050

    Credit Card Casinos UK Safe, Fast Deposits and Tips

    59057

    Kasyno VIP: co daje program lojalnościowy i czy warto

  • HUKUM & KRIMINAL
    59103

    Jakie są zasady gry w kości casino?

    59052

    Pak Marmuj dan Owner (140)

    59027

    Online casino pay by mobile phone fast, secure deposits guide

    59111

    The Evolution of Casinos: A Historical Overview

    59113

    Jakie są najrzadsze, a zarazem najbardziej wartościowe wygrane w kasynach?

    59115

    Jakie są najpopularniejsze metody płatności w kasynach online?

    58963

    Pak Marmuj dan Istirahat di Penginapan (139)

    59050

    Credit Card Casinos UK Safe, Fast Deposits and Tips

    59057

    Kasyno VIP: co daje program lojalnościowy i czy warto

  • EKONOMI dan BISNIS
    59103

    Jakie są zasady gry w kości casino?

    59052

    Pak Marmuj dan Owner (140)

    59027

    Online casino pay by mobile phone fast, secure deposits guide

    59111

    The Evolution of Casinos: A Historical Overview

    59113

    Jakie są najrzadsze, a zarazem najbardziej wartościowe wygrane w kasynach?

    59115

    Jakie są najpopularniejsze metody płatności w kasynach online?

    58963

    Pak Marmuj dan Istirahat di Penginapan (139)

    59050

    Credit Card Casinos UK Safe, Fast Deposits and Tips

    59057

    Kasyno VIP: co daje program lojalnościowy i czy warto

  • PENDIDIKAN
    59103

    Jakie są zasady gry w kości casino?

    59052

    Pak Marmuj dan Owner (140)

    59027

    Online casino pay by mobile phone fast, secure deposits guide

    59111

    The Evolution of Casinos: A Historical Overview

    59113

    Jakie są najrzadsze, a zarazem najbardziej wartościowe wygrane w kasynach?

    59115

    Jakie są najpopularniejsze metody płatności w kasynach online?

    58963

    Pak Marmuj dan Istirahat di Penginapan (139)

    59050

    Credit Card Casinos UK Safe, Fast Deposits and Tips

    59057

    Kasyno VIP: co daje program lojalnościowy i czy warto

  • PARIWISATA
    59103

    Jakie są zasady gry w kości casino?

    59052

    Pak Marmuj dan Owner (140)

    59027

    Online casino pay by mobile phone fast, secure deposits guide

    59111

    The Evolution of Casinos: A Historical Overview

    59113

    Jakie są najrzadsze, a zarazem najbardziej wartościowe wygrane w kasynach?

    59115

    Jakie są najpopularniejsze metody płatności w kasynach online?

    58963

    Pak Marmuj dan Istirahat di Penginapan (139)

    59050

    Credit Card Casinos UK Safe, Fast Deposits and Tips

    59057

    Kasyno VIP: co daje program lojalnościowy i czy warto

  • RAGAM
    59103

    Jakie są zasady gry w kości casino?

    59052

    Pak Marmuj dan Owner (140)

    59027

    Online casino pay by mobile phone fast, secure deposits guide

    59111

    The Evolution of Casinos: A Historical Overview

    59113

    Jakie są najrzadsze, a zarazem najbardziej wartościowe wygrane w kasynach?

    59115

    Jakie są najpopularniejsze metody płatności w kasynach online?

    58963

    Pak Marmuj dan Istirahat di Penginapan (139)

    59050

    Credit Card Casinos UK Safe, Fast Deposits and Tips

    59057

    Kasyno VIP: co daje program lojalnościowy i czy warto

  • OLAH RAGA
    59103

    Jakie są zasady gry w kości casino?

    59052

    Pak Marmuj dan Owner (140)

    59027

    Online casino pay by mobile phone fast, secure deposits guide

    59111

    The Evolution of Casinos: A Historical Overview

    59113

    Jakie są najrzadsze, a zarazem najbardziej wartościowe wygrane w kasynach?

    59115

    Jakie są najpopularniejsze metody płatności w kasynach online?

    58963

    Pak Marmuj dan Istirahat di Penginapan (139)

    59050

    Credit Card Casinos UK Safe, Fast Deposits and Tips

    59057

    Kasyno VIP: co daje program lojalnościowy i czy warto

No Result
View All Result
Warta Garuda
  • NASIONAL
  • SUMUT
  • MEDAN
  • RAGAM
  • EKONOMI dan BISNIS
  • HUKUM & KRIMINAL
  • PARIWISATA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • OLAH RAGA
Home MEDAN

Ketua FPAN DPRDSU Yahdi Khoir : Penanganan Kabut Asap Tak Boleh Berhenti Sebatas Imbauan. Pemda Harus Bagi Masker dan Ukur Kualitas Udara secara Berkala

Editor by Editor
3 minggu ago
in MEDAN
Ketua FPAN DPRDSU Yahdi Khoir Apresiasi Sikap Tegas Presiden Cabut Izin 28 Perusahaan Perusak Hutan di Sumatera

Oplus_131072

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Dilihat 228

wartagarudaonline-Medan | Ketua Fraksi PAN DPRD Sumut, Ir H Yahdi Khoir Harahap MBA menegaskan, penanganan kabut asap tidak boleh berhenti sebatas imbauan. Pemerintah harus memastikan tingkat pencemaran udara diketahui secara terukur agar kebijakan perlindungan masyarakat dapat dilakukan secara tepat.

“Langkah pertama yang harus dilakukan adalah memantau kualitas udara. Pengukurannya harus rutin dan berkala karena tingkat pencemaran bisa berubah setiap waktu,” ujar Yahdi di ruang kerjanya, Kamis (15/10/2026).

Menarikdibaca

Ribuan Warga Meriahkan Fun Walk HUT ke-67 PP di Lapangan Merdeka, Ijeck : Jaga Kekompakan, Perkuat Kegiatan Sosial

Ribuan Warga Meriahkan Fun Walk HUT ke-67 PP di Lapangan Merdeka, Ijeck : Jaga Kekompakan, Perkuat Kegiatan Sosial

November 1, 2026 | 12 : 30
Perayaan Puncak HUT ke-67 Digelar MPC Medan, Ijeck : PP Tetap Berada di Garda Terdepan Dukung Program Pemerintahan Prabowo

Perayaan Puncak HUT ke-67 Digelar MPC Medan, Ijeck : PP Tetap Berada di Garda Terdepan Dukung Program Pemerintahan Prabowo

Oktober 31, 2026 | 07 : 03

Munculnya kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti sejumlah wilayah harus segera direspons dengan langkah konkret. Pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu), hingga pemerintah kabupaten/ kota didesak melakukan pengukuran kualitas udara secara berkala, membagikan masker kepada masyarakat, serta memperkuat perlindungan kesehatan kelompok rentan.

Yahdi menjelaskan, pemantauan kualitas Permen LHK no. P.14/2020 tentang Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) ya g menetapkan ada beberapa parameter pencemar utama : CO (Carbon Monooksida), NO2 (Nitrogen dioksida), SO2 (Sulfur Dioksida), O3 (Ozon), HC (Hidro Carbon) dan Particulate Matter ukuran 10, 2.5 dan 0.1mikrometer (PM10, PM2,5 dan PM1.0). Untuk Indeks Standar Kualitas Udara : Baik 1-50, Sedang 51 – 100, Tidak Sehat 101-200, Sangat Tidak Baik 201-300, Bahaya di atas 300.

Anggota DPRD Sumut dari daerah pemilihan Sumut 5 yang meliputi Tanjungbalai, Asahan, dan Kabupaten Batubara itu mengatakan, dampak karhutla tidak hanya menjadi persoalan lingkungan hidup, tetapi juga berkaitan langsung dengan kesehatan masyarakat.
Karena itu, Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Kesehatan di setiap tingkatan pemerintahan perlu berkoordinasi untuk mengukur tingkat pencemaran sekaligus mengantisipasi risiko gangguan pernapasan akibat paparan asap.

Soalnya, kata Yahdi, asap hasil pembakaran dapat membawa berbagai polutan, termasuk karbon monoksida (CO), sulfur dioksida (SO?), nitrogen dioksida (NO?), serta partikel halus yang dapat masuk ke saluran pernapasan. Tingkat paparan dan dampaknya perlu diketahui melalui pengukuran kualitas udara yang dapat dipertanggungjawabkan.

Ia menilai, pengukuran tersebut penting sebagai dasar untuk menyampaikan peringatan kepada masyarakat, terutama apabila kualitas udara sudah berada pada tingkat yang berisiko bagi kesehatan.

“Jangan sampai masyarakat menganggap kondisi udara seperti ini biasa saja. Asap yang terlihat maupun partikel yang tidak kasatmata bisa berdampak terhadap kesehatan. Saya sendiri sudah merasakan tenggorokan tidak nyaman ketika menghirup udara yang berasap,” katanya.

Yahdi mengingatkan, paparan asap dapat meningkatkan risiko gangguan pernapasan, termasuk infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Anak-anak, balita, lanjut usia, ibu hamil, serta masyarakat yang memiliki riwayat penyakit pernapasan harus mendapat perhatian khusus.

Menurut dia, pemerintah perlu mengintensifkan sosialisasi melalui sekolah, puskesmas, media massa, dan media sosial. Masyarakat juga perlu mendapat informasi yang jelas mengenai kondisi kualitas udara serta langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mengurangi paparan asap.

Ia mengapresiasi langkah sejumlah sekolah yang telah mengimbau siswa menggunakan masker. Namun, imbauan tersebut perlu diikuti dengan dukungan nyata agar masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu, dapat memperoleh masker yang sesuai untuk mengurangi paparan partikel.

“Kalau masyarakat diwajibkan memakai masker, pemerintah juga harus memikirkan bagaimana mereka mendapatkannya. Jangan hanya mengimbau, tetapi tidak memberikan dukungan,” ujarnya.

Yahdi mendorong pemerintah daerah memanfaatkan anggaran yang tersedia sesuai ketentuan, termasuk Belanja Tidak Terduga (BTT) dalam APBD apabila memenuhi persyaratan penggunaannya, untuk mendukung penanganan darurat kabut asap.

Bantuan masker, menurut dia, perlu diprioritaskan bagi kelompok rentan dan masyarakat yang harus tetap beraktivitas di luar rumah. Pemerintah juga perlu memastikan informasi mengenai penggunaan masker disampaikan dengan benar.

Selain itu, masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama kegiatan fisik berat dan olahraga ketika kualitas udara memburuk. Pintu dan jendela rumah sebaiknya ditutup saat asap pekat masuk ke lingkungan, sedangkan warga yang mengalami gangguan pernapasan perlu segera mencari pertolongan medis.

Yahdi juga meminta Puskesmas meningkatkan pemantauan terhadap kelompok rentan dan memperluas edukasi mengenai gejala gangguan kesehatan akibat asap. Menurutnya, masyarakat tidak boleh dibiarkan menghadapi kondisi tersebut tanpa informasi dan perlindungan yang memadai.

Ia menambahkan, Kementerian Lingkungan Hidup melalui Badan Pengendalian Lingkungan Hidup telah menyampaikan imbauan mitigasi dan adaptasi terhadap asap karhutla sejak 24 September 2026. Namun, ia mempertanyakan sejauh mana imbauan tersebut telah disosialisasikan dan ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah.

“Pemerintah daerah harus menerjemahkan imbauan itu menjadi tindakan nyata. Pantau kualitas udara, sampaikan informasi kepada masyarakat, lindungi kelompok rentan, dan siapkan langkah penanganan yang diperlukan,” katanya.

Selain penanganan dampak kesehatan, Yahdi menekankan pentingnya penyelidikan menyeluruh untuk mengungkap penyebab kebakaran hutan dan lahan. Ia meminta aparat penegak hukum menindak tegas siapa pun yang terbukti melakukan pembakaran, baik perorangan maupun korporasi.

Menurut dia, penyelidikan perlu dilakukan secara objektif untuk memastikan sumber kebakaran dan pihak yang bertanggung jawab. Penegakan hukum tidak boleh berhenti pada pelaku di lapangan apabila hasil penyelidikan menemukan keterlibatan pihak lain.

Yahdi mengingatkan, praktik pembukaan lahan dengan cara membakar harus dicegah karena berpotensi menimbulkan pencemaran udara yang berdampak luas terhadap masyarakat.

“Pemerintah harus melakukan langkah-langkah konkret dan tegas untuk menindak siapa pun yang melakukan pembakaran hutan dan lahan. Jika ditemukan pelanggaran, proses hukum harus dijalankan sesuai ketentuan,” tegasnya.

Ia berharap pemerintah tidak hanya fokus pada pemadaman api setelah kebakaran meluas, tetapi juga memperkuat pencegahan, pengawasan, dan penegakan hukum agar kejadian serupa tidak terus berulang.

Yahdi menambahkan, penanganan karhutla harus berjalan dalam dua arah sekaligus, yakni melindungi masyarakat dari dampak asap yang sedang terjadi dan memastikan pihak yang bertanggung jawab atas kebakaran diproses sesuai hukum.

“Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas. Pada saat yang sama, penyebab kebakaran harus diusut dan pelakunya ditindak tegas agar kejadian seperti ini tidak terus berulang,” pungkasnya.(UJ)

 

Tags: Fraksi PAN DPRD SumutKarhutlaMaskerYahdi Khoir Harahap

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alamat Redaksi

Komplek Tasri Blok L No. 18, Kelurahan Perdamaian, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara

Recent News

  • Pendidik Inspiratif, Djohar (712)
  • Ketum PP PNPI Syamsul Rizal : Kepemimpinan Prabowo Menuju Kebangkitan Kedaulatan Bangsa
  • Ribuan Warga Meriahkan Fun Walk HUT ke-67 PP di Lapangan Merdeka, Ijeck : Jaga Kekompakan, Perkuat Kegiatan Sosial

Category

  • ACEH
  • EKONOMI dan BISNIS
  • HUKUM & KRIMINAL
  • Langkat
  • MEDAN
  • NASIONAL
  • OLAH RAGA
  • PARIWISATA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • RAGAM
  • SOSOK
  • SUMUT

Hak CIpta wartagaruda.id © 2024 PT.TAB

No Result
View All Result
  • EKONOMI dan BISNIS
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • PARIWISATA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • RAGAM
  • OLAH RAGA

Hak CIpta wartagaruda.id © 2024 PT.TAB

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In