Sosok H Borkat SSos MM, merupakan satu di antara sedikit mantan aktivis mahasiswa yang memilih terjun ke dunia politik pasca era reformasi 98 silam.
Didasari tekad dan jiwa aktivisnya, Borkat coba menuliskan sejarah dari tangannya sendiri. Ia merangkak dari bawah. Tak punya pegangan layaknya “dinasti” keluarga politisi yang melenggang di atas karpet merah dengan segala kemudahan.
Berbagai situasi sulit telah menempa diri Borkat di sepanjang perjalanan. Namun, dengan jargon Yakin Usaha Sampai, yang telah tertanam sejak mahasiswa, semua rintangan tersebut telah dilewatinya dengan baik.
Seiring perjalanan waktu, pria yang akrab disapa Bang Boss ini pun diberi amanah masuk ke dalam struktur kepengurusan DPD Partai Amanat Nasional, yang membuat dirinya semakin berkibar dan terus berupaya menorehkan berbagai cerita keberhasilan hidup.
Kini, ayah tiga orang putri ini selain sukses membawa kursi PAN Tapsel ke tampuk pimpinan DPRD Tapsel selama dua periode, juga telah diberi amanah sebagai Wakil Ketua DPW PAN Sumatera Utara.
Jejak pengabdian “si Tukang demo” sewaktu mahasiswa, boleh jadi merupakan bekal utama perjalanan karier politiknya menyuarakan kebenaran demi kemaslahatan umat. Borkat, telah meninggalkan DPD PAN Tapsel dengan tinta emas. Berbagai pencapaian telah ditorehkan.
Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Tapanuli Selatan masa bakti 2015-2020 lalu, juga menjadi bagian cerita manis Borkat sebagai Calon Wakil Bupati bersama Aldinz Rapolo Siregar dengan nomor urut 3 menantang petahana H Syahrul M Pasaribu kala itu. Sekalipun paslon mereka kalah, tetap tercatat dalam sejarah dalam literasi DPD PAN Tapsel.
NAIK KELAS KE PROVINSI
Di pertengahan tahun 2026 ini, H Borkat, SSos MM, telah berdiri di jajaran pengurus wilayah PAN Sumatera Utara dengan jabatan sebagai Wakil Ketua DPW dan pada perhelatan PAN Sumut Fest 2026 di tiga daerah (Deli Serdang, Batubara, Asahan) Sabtu (24/6/2026) lalu, diberi amanah sebagai bendara panitia dan bersama panitia lainnya sukses melaksanakan acara yang dihadiri langsung Ketua Umum Zulkifli Hasan tersebut.
Napak tilas, perjalanan hidup H Borkat dari jalanan sebagai aktivis mahasiswa hingga terjun ke dunia legislatif Kabupaten Tapanuli Selatan melalui Partai Amanat Nasional (PAN) Tapsel bukan cerita tentang berapa lama menjadi anggota DPRD tetapi bercerita tentang berapa banyak yang bisa diperbuat untuk kemaslahatan umat selama diberi amanah?
Tak ada aral melintang, insya Allah, H Borkat pada masa bakti Legislatif 2031 mendatang (pasca putusan MK) akan menapaki karier baru sebagai wakil rakyat di DPRD Provinsi.
Keikhlasan dan semangat beliau membantu umat barangkali sudah sewajarnya didukung bersama demi kepentingan masyarakat Tabagsel.
Artinya, jika Allah SWT merestui pengabdian Borkat naik kelas, tidak terbatas pada bumi Dalihan Natolu tetapi menembus batas wilayah perjuangan jenderal legendaris Nagabonar.
Dengan tekad dan pengabdian Borkat ini, suami Maritoyani Batubara ini tidak ingin dikenang sebagai anggota DPRD yang hanya datang, duduk, diam, dan dapat gaji. Tetapi ingin dicatat sebagai politisi yang pernah berjuang, memberi manfaat bagi sekelilingnya meski hanya setitik.
Bagi Borkat setiap hari adalah pelajaran.
“Saya masih terus belajar, terus berjalan, dan terus berkarya untuk rakyat. Karena bagi saya, jabatan ini adalah amanah dari Allah SWT dan dari masyarakat Tapsel khususnya harus saya jaga sampai akhir,” ujarnya.(**)


