Otak tengah (mesencephalon) ini berkembang terlebih dahulu sebelum otak kanan dan otak kiri berkembang. Otak tengah ini merupakan penghubung dari otak kanan dan otak kiri. Aktivasi otak tengah membuat otak kanan dan otak kiri dapat melakukan komunikasi dengan baik. Dengan seimbangnya perkembangan otak, maka otak kanan dan otak kiri dapat berfungsi dengan lebih baik. Aktivasi otak tengah dapat mengembalikan kekuatan otak pada keadaan semulanya. (Sisca Husein, 2010:6).
Manusia lahir dilengkapi dengan kepala, badan dan anggota tubuh itu yang kita kenal selama ini. Dari kepala seluruh kontrol saraf menyebar merencanakan, mengelola dan mengendalikan semua aktivitas dalam satu kesadaran.
Salah satu bagian penting dari kepala adalah otak yang memiliki fungsi dan peran sangat strategis, penting bahkan menentukan bagaimana seluruh anggota tubuh harus berjalan atau berhenti.
Otak dipahami sebagai satu daging atau bagian dari kepala yang memiliki bentuk sederhana, tetapi lebih rumit dari yang kita bayangkan. Semakin kita mendalami semakin kompleks anatomi yang kita pahami. Untuk itulah sekolah atau belajar selalau terkait dengan mengembangkan potensi otak manusia.
Oleh Sisca Husein terkait ini maka ada empat pontensi utama manusia yang harus dioptimalkan, dihentakkan, diledakkan, dilejitkan dan diasah setiap hari agar kita bisa menjadi manusia yang terus tumbuh dan berkembang ke arah kesempurnaan;
Pertama, pontesi akal. Akal adalah sebuah software yang sangat luar biasa. Akal dalam hal ini otak atau pikiran kita adalah raksasa yang sedang tidur. Padahal kita sadar atau tidak sesmua itu ada dalam otak kita masing-masing, mungkin dari sini kita mulai bahwa kita punya otak yang dapat dikembangkan lebih hebat dari saat ini.
Kedua, potensi hati (kalbu), kalbu atau hati manusia sering didientikkan orang sebagai indra ke-6. ia mampu memikirkan apa yang tidak dapat dipikirkan otak oleh otak. Kemampuan yang selama ini kita miliki bila dikenali lebih jauh ternyata akan lebih jauh dan lebih luar biasa hasilnya, kini tinggal mau atau tidak mau.
Ketiga, potensi roh. Roh adalah misteri. Ia adalah rahasia Tuhan yang hingga kini ilmu pengetahuan modern belum dapat mendefinisikannya secara pasti. Sejauh manapun kita mengenal tentang anatomi manusia apakah itu otak, hati maupun lainnya selalu menyatakan masih ada yang belum didapatkan. Ini artinya kita kembalikan bahwa memang ada ruang hampa, ruang misteri untuk terus menjadi kunci yang belum kita temukan untuk membuka kekuatan diri kita.
Keempat, potensi fisik. Mesti secara kasat mata potensi fisik manusia tidak sehebat makhluk lainnya namun ia dapat dioptimalkan dan diberdayakan secara luar biasa melampaui logika kita. Yang ada di depan mata adalah apa adanya diri ini, namun itupun bila dipersepsi dengan baik adalah sudah luar biasa, apalagi kita menjadikannya sebagai sugesti untuk mengoptimalkan segala potensi yang ada.
Tanpa kita sadari ternyata kita telah belajar dari adanya anatomi otak dengan belah kanan dan belah kiri secara fungsional lewat penyatuan yang disebut otak kanan dan otak kiri.
Hasilnya luar biasa, bukan hanya sekadar mengerti untuk memahami, tetapi menjadi lebih memahami ada kemampuan lain di luar nalar biasa, dan di sanalah kita menjadi manusia yang seutuhnya.
Kita setuju “Dengan kolaborasi kita bangun negeri, lewat pendidikan kita bersinergi”.


















