The concept of a ‘Smart University’ is an emerging and fast evolving area that
represents the creative integration of innovative concepts, smart software and
hardware systems, Smart Classrooms with state-of-the-art technologies and tech
nical platforms, Smart Pedagogy based on modern teaching and learning strategies,
Smart Learning Analytics and academic analytics, and various branches of com
puter science and computer engineering. (Vladimir L.Uskov dkk, 2002:2).
Dunia terus berubah, dan perubahan tersebut seakan menjadi bagian dari cara dunia ini menyesuaikan dengan dunia yang lebih besar. Berarti ada dunia kecil ada pula dunia besar dan mungkin ada yang lebih besar lagi.
Hal ini ditandai dari ada perubahan besar yang diawali dari perubahan kecil, bahkan ada pula perubahan kecil yang mengakibatkan dunia yang besar ini terus berubah. Sungguh dunia dan perubahan tidak dapat dipisahkan, kalau masih ingin hidup di dunia ini maka berubahlah atau meninggalkannya.
Salah satu perubahan paling nyata adalah dunia pendidikan, berbagai inovasi yang mengawali perubahan, kemudian teknologi yang mendukung perubahan sampai kreativitas yang dihasilkan oleh perubahan terus berjalan.
Di sinilah pendidikan tinggi dalam satuan universitas selalu menjadi pelopor atau bahkan tempat uji coba perubahan tersebut. Artinya universitas yang siap dengan perubahan maka di sana ada tanda kehidupan akan berlanjut mengikuti zaman yang terus berubah.
Sebaliknya universitas yang hanya mengandalkan kejayaan masa lalu sulit atau bahkan lamban dalam berubah bukan tidak mungkin akan ditinggalkan alias mati suri.
Vladimir L.Uskov dan tim peneliti terkait dengan pendidikan tinggi melakukan berbagai kajian tentang perubahan yang terjadi di berbagai universitas ternama, hasilnya sangat luar biasa.
Smart University adalah istilah yang pantas untuk menjadi kata represtasi tentang pendidikan tinggi yang adaptif terhadap perubahan ini. Beberapa catatan kita yang pantas untuk dijadikan landasan perubahan tentang dunia di kalangan pendidikan tinggi adalah sebagai berikut:
Pertama, konsep Smart University atau ‘Universitas Cerdas’ merupakan bidang yang sedang berkembang pesat dan sedang berkembang pesat. Hal ini menandai bahwa berbagai kekuatan masa lalu tentang sebuah universitas sedang terdegradasi. Kekuatan pada perpustakaan, kemudian pada keahlian guru besar atau kehandalan manajemen dan keuangan kini bukan dominan. Tetapi teknologi dan ketepatan memanfaatkannya adalah hal utama.
Kedua, konsep Smart University yang merepresentasikan integrasi kreatif dari konsep-konsep inovatif, perangkat lunak dan sistem perangkat keras cerdas. Tidak ada yang berhenti, tetapi melakukan berbagai terobosan baru untuk merambah hal yang tidak mungkin menjadi mungkin, tidak pantas menjadi layak untuk ditawarkan. Siapapun yang ada di universitas mendapatkan hak untuk memberikan kontribusi apakah lewat penelitian, pameran atau bahkan kolaborasi dengan dunia lain.
Ketiga, Kelas Cerdas dengan teknologi mutakhir dan platform teknis. Pertemuan dosen dan mahasiswa bukan lagi dibatasi oleh dinding kelas, tidak hanya dijadwal oleh roster atau waktu yang ketat. Kini teknologi telah memberikan kemudahan untuk pembelajaran, berbagai aplikasi justru melebihi kecepatan kehadairan dosen di kelas, atau justru dalam aplikasi itu sendiri dosen menemukan hal baru dalam pembelajaran. Maka yang tidak menguasai aplikasi siap-siap untuk sibuk sendiri dengan mata kuliahnya, jauh dari kata kolaborasi.
Keempat, Pedagogi Cerdas berbasis strategi pengajaran dan pembelajaran modern. Ceramah adalah satu kata yang menggambarkan keahlian seorang dosen, tetapi kini ceramah dapat direkam, semua kata dapat tertulis dan menjadi dokumen rapi. Lebih dari itu ceramah dapat diedit seakan kita di latar yang lebih kondusif, tetapi ada yang harus dicatat boleh jadi ceramah kita mungkin menyalahi aturan peniruan. Semua telah ada dalam satu sistem aplikasi jadi ceramah boleh jadi tetap bertahan dengan inovatif, namun siap-siap untuk apakah masih bermakna atau tidak.
Kelima, Analisis Pembelajaran Cerdas dan analitik akademik, serta berbagai cabang ilmu komputer dan teknik komputer. Tidak dapat dipungkiri komputer dalam bahasa Indonesia adalah swa-atur memberi dukungan yang sangat besar bagi kecerdasan akademik. Tiga perangkat penting di dalamnya yakni hardware, software dan brainware harus diberi ruang yang tepat, dari sejak perencanaan, pengelolaan, sampai evaluasi bahkan pengembangan sebuah program di universitas. Sangat tidak elok bila dosen masih bertahan mengumpulkan tugas mahasiswa dengan kertas berjilid bahkan setelah dinilai ditimbang untuk dijual sebagai barang loak.
Dari kelima hal di atas, maka tempat untuk inovasi adalah universitas, dalam satu semester pembelajaran bila tidak ada inovasi maka sama saja anti Smart Unversity.
Inovasi adalah kegiatan kreatif yang mendapat dukungan bahkan pengakuan, dari sinilah produk setiap mata kuliah dihargai bukan hanya SKS untuk imbalan beban para dosen, tetapi apresiasi menuju HaKI bahkan Paten.
Benarlah bahwa kecerdasan bukan hanya hal kecil atau di dalam otak manusia saja, tetapi dapat ditampilkan lewat manajemen perguruan tinggi boleh jadi berawal dari kelas yang sedang kita jalani.
Kita setuju “Dengan kolaborasi kita bangun negeri, lewat pendidikan kita bersinergi”.


















