Sukses adalah keberhasilan yang dinikmati dan dapat dirasakan oleh diri sendiri orang sekitar, khususnya keluarga dan masyarakat, bahkan bangsa dan negara. Semua orang berhak untuk mendapatkan kesuksesan, dan yang paling utama usaha untuk meraihnya dengan cara yang baik. Cara dimaksud adalah tidak merugikan orang lain, dan mungkin saja dengan kerjasama, boleh jadi meraih kesuksesan pun dengan bersama.
Ada lima kesuksesan yang patut menjadi prioritas
1.Kesuksesan diri, khususnya dalam beribadah dapat mengamalkan seluruh amalan sesuai dengan kemampuannya.
2.Kesuksesan keluarga, salah satu rumus bahagia adalah ketika kita dikelilingi orang yang kita cintai dan mereka melakukan hal-hal yang kita senangi. Bayangkan suami, istri dan anak ketika mereka melakukan hal-hal yang menyangkan kita disaat yang kebutuhan, di sana sesungguhnya sukses terjadi.
3.Kesuksesan kesehatan. Usia bertambah itu pasti, muda dewasa dan manula itu adalah pilihan, apakah ita ingin menjalani atau menikmati. Orang yang memiliki pikiran positif terhadap hidup adalah modal awal dari suksesnya kesehatan, paling tidak kita dapat melakukannya sendiri sampai mati, tanpa bantuan orang lain.
4.Kesuksesan karier. Bekerja, berpenghasilan, dan berkarya. Pekerjaan adalah pilihan, tetapi bekerja adalah kesadaran kita, penghasilan adalah pilihan tetapi mendapatkan upah itu sebagian dari rezeki dan ternyata rezeki itu lebih luas dari sekadar penghasilan. Berkarya itu adalah pilihan, tetapi melakukan sesuatu agar bermanfaat adalah kebutuhan agar terus mengasah kesuksesan.
5.Kesuksesan teman. Sendiri itu menyenangkan, tetapi bersama itu lebih memberi makna. Kesuksesan seseorang yang dirasakan oleh banyak pihak tidak terbantahkan sebagai bukti nyata bahwa kesuksesan membutuhkan rasa penenanggungan.
Sesungguhnya tidak ada yang tunggal dalam sukses, bahkan tidak perlu disusun sedemikian rupa, jalani saja, niatkan langkah, ikhlaskan hasilnya, maka itu semua akan menjadi ibadah.
Catatan: Tulisan ini diinspirasi dari berbagai sumber.



















