Pembelajaran memerlukan sumber, yakni materi, lingkungan serta kondisi yang harus dipersiapkan. Persiapan tentunya membutuhkan waktu, tenaga serta biaya, tujuannya jelas agar semua dapat berjalan dengan lancar sesuai yang diinginkan. Dari alam menjadi lingkungan, dari alat menjadi tekonologi, tetapi dari diri siswa yang utama bahkan lebih utama lagi adalah pendidik itu sendiri. Inilah yang disebut sumber belajar berlimpah.
Seorang pendidik memerlukan panduan yang simpel serta praktis cara mengelola sumber belajar. Berikut ini tujuh tips mengelola sumber belajar yakni sebagai berikut:
Pertama, peserta didik adalah sumber belajar yang dapat dijadikan bahan untuk kegiatan pembelajaran. Karakteristik, anatomi, sampai taksonomi peserta didik yang sangat kaya untuk diangkat kedalam pendidikan.
Kedua, pengalaman peserta didik dalam hal ini silahkan eksplore apa yang mereka alami, tanyakan, ikuti dan beri makna setiap informasi yang diberikan.
Ketiga, harapan, cita-cita atau keinginan yang dimiliki peserta didik. Hal ini penting karena dari harapan mereka kita akan memberikan pembelajaran dan ini yang sangat diharapkan.
Keempat, kurikulum adalah materi pembelajaran yang disiapkan oleh satuan pendidikan. Materi ini memang penting karena telah dikaji, dikembangkan dan dievaluasi secara berkala.
Kelima, teknologi smart adalah kemudahan yang dijadikan fasilitas oleh peserta didik maupun pendidik keduanya harus memanfaatkan secara maksimal sebagai sumber belajar.
Keenam, lingkungan dalam hal ini situasi yang ada disekitar peserta didik. Ruangan kelas, perangkat kelas, sampai susunan bangku, keadaan dinding pun dapat dijadikan sumber belajar.
Ketujuh, sumber belajar yang paling utama adalah pendidik itu sendiri. Inti dari pendidikan itu adalah hadirnya pendidik sebagai inspirasi yang tiada banding dengan apapun di dunia ini.
Catatan: Tulisan ini diinspirasi dari berbagai sumber.



















