wartagarudaonline-Medan | Ketua DPW PSI Sumut, HM Nezar Djoeli ST mengapresisasi pernyataan Wali Kota Medan, Rico Waas tentang tidak adanya proses transaksional dan bebas KKN dalam seleksi lelang Eselon 2 untuk mengisi sejumlah jabatan yang kosong.
Saat dimintai pendapatnya, Selasa (27/5/2025), Nezar menyebutkan, hal itu juga diharapkan akan mampu mewujudkan good government dalam masa pemerintahan Rico Zaki ke depan.
“Tentu, hal ini juga harus didukung dengan pencegahan terhadap ulah oknum oknum panitia seleksi yang nakal, yang pasti selalu berupaya menciptakan peluang transaksional,” ujarnya.
Nezar mengatakan, wali kota dan wakil wali kota Medan Rico Waas dan Zaki
perlu meminta kepada aparat kepolisian, kejaksaan, inspektorat.
Bahkan kalau perlu KPK juga agar menjadi supervisi pansel atas proses lelang jabatan tersebut, agar berjalan transparan dan terang benderang disaksikan oleh rakyat Kota Medan atas program 100 hari kerja walikota dan wakilnya.
Nezar menyebutkan ketika sudah disupervisi oleh APH, maka tidak akan ada lagi timbul fitnah di belakang hari dan pastinya orang-orang yang lolos seleksi itu akan memiliki komitmen dalam membangun Kota Medan ke depan.
Nezar yang juga anggota DPRD Sumut 2014-2019 dan sekarang menjabat menjadi ketua Partai Solidaritas Indonesia Sumatera Utara, yang memilki fraksi di Kota Medan.



















