Pengukuran adalah proses pemberian angka pada sesuatu atau seseorang berdasarkan aturan-aturan tertentu. Hasilnya hanyalah angka angka (skor). Pengukuran tidak membuahkan nilai atau baik buruknya sesuatu, tetapi hasil pengukuran dapat dipakai untuk membuat penilaian atau evaluasi. (Suke Silverius, 1991:6).
Tugas pendidik itu ada empat yang utama yakni merencanakan pembelajaran, mengelola pembelajaran, mengevaluasi pembelajaran dan akhirnya mempertanggungjawabkan keputusan pembelajaran.
Keempat hal di atas adalah rangkaian sistematis yang menjadi satu sebagai tugas profesional sebagai seorang pendidik baik di satuan pendidikan maupun untuk tugas profesi lainnya.
Salah satu tugas yang selalu menjadi sulit ketika seorang pendidik ingin menyusun tes atau uji kompetensi dari peserta didik yang diajar selama ini.
Bayangkan seorang dosen setelah mengajar 16 pekan, kadang justru dia merasa kesulitan untuk memutuskan nilai pada mahasiswanya yang hanya diberi waktu satu pekan. Karena memang membuat keputusan terkait pengukuran kompetensi mahasiswa perlu perencanaan yang baik dan akhirnya pertanggungjawaban pada profesinya.
Suke Silverius memberi penjelasan terkait dengan pengukuran ini. Menurut beliau bahwa untuk mengukur seseorang menurut batasan tersebut diperlukan;
1.Mengidentifikasi orang yang hendak diukur itu.
Seorang dosen harus mengetahui mahasiswa mana yang layak untuk mengikuti ujian atau tidak, hal ini telah terdeteksi secara administrasi setelah tengah pertemuan atau ujian mid semester. Bila pertemuan tidak mencukupi 75% maka aplikasi biasanya telah menolak keikutsertaan mahasiswa dimaksud. Begitu juga dosen setelah 16 kali pertemuan telah mengetahui batas kemampuan mahasiswa apakah maksimal, minimal atau memang perlu perlakuan tambahan.
2.Mengidentifikasi karakteristik (sifat-sifat khas) orang yang hendak diukur itu.
Dosen diberikan tugas dan wewenang untuk memberi bimbingan dan pengarahan kepada mahasiswa secara penuh terkait mata kuliah yang disampaikan. Untuk itu dosen mengawali pertemuan dengan mengidentifikasi bakat, kemampuan dan juga minat mahasiswa terkait materi yang disajikan. Jadi dengan itu pula dosen idealnya memahami karakteristik mahasiswa berdasarkan materi ajar yang diberikan. Bahkan kacamata materi kuliah dapat mengklasifikasi mahasiswa dengan pengembangan berbagai tes kemampuan. Sebagai contoh dosen mata kuliah psikologi pendidikan mampu mengidentifikasi gaya atau type belajar mahasiswa, dan banyak lagi contoh lainnya.
3.Menetapkan prosedur yang hendak dipakai untuk dapat memberikan angka-angka pada karakteristik tersebut.
Memberi sematan nilai dengan angka pada kompetensi mahasiswa setelah mengikuti ujian atau tes yang diberikan mahasiswa itu sangat prosedural. Dengan akumulasi nilai kuis, tugas, mid dan ujian akhir semester maka dapatlah ditetapkan. Lebih dari itu angka yang dikonversi menjadi huruf maka jadilah nilai. Bayangkan keputusan dosen terhadap mahasiswa untuk memberi nilai A itu berarti ia memiliki kemampuan sempurna, nilai B maknanya kesempurnaan kemapuan belum ia dapatkan, nilai C adalah vonis mahasiswa tersebut memang tidak dapat berkembang untuk mata kuliahnya walaupun diberi kesempatan mengulang sekalipun.
Ini sekaligus menegaskan nilai C itu memang tidak diproyeksikan untuk mengulang. Sementara untuk nilai D adalah keputusan dimana mahasiswa perlu diberi ruang apakah ia harus mengulang, baik persoalan waktu, cara belajar maupun strategi yang lebih sesuai. Nilai E adalah akumulasi ketidaklengkapan secara administrasi, kompetensi serta tingkat kemampuan yang memang jauh dari standar.
Mungkin saja sepekan tidak cukup untuk memberi pertimbangan nilai, karena memang memutuskan A,B,C,D atau E adalah persoalan tanggung jawab profesi.
Akan lebih bijak dosen yang telah memikirkan ini sejak awal perkuliahan, maka pemberian nilai telah didapatkan jauh sebelum masa ujian berlangsung. Mahasiswa pun memperoleh berkah dari dosen yang penuh tanggungjawab khususnya untuk pendidikan yang lebih baik di masa depan.
Kita setuju “Dengan kolaborasi kita bangun negeri, lewat pendidikan kita bersinergi”.


















