Urgensi dari penelitian dan pengembangan yaitu menghasilkan suatu produk baru dan menyempurnakan produk yang sudah ada. Baik terkait dengan alat, media, atau kurikulum ketiganya merupakan bagian dari produk pendidikan. (Zef Risal dkk, 2022:30).
Pendidikan hari ini sangat efektif, efisien dan mampu menghargai sejarah, juga beradaptasi juga ahli menyelesaikan masalah hari ini, serta mampu menyiapkan generasi pada masa yang akan datang.
Itu semua tidak lebih dari upaya yang telah dilakukan oleh para perancang pendidikan masa lalu, bahkan mungkin blueprintnya jauh sebelum terpikirkan oleh kita yang hanya mengenyam kegiatan pendidikan.
Salah satu pemikiran pendidikan masa lalu adalah kemauan untuk menatap masa depan, dengan cara memperhitungkan, merekayasa lewat kajian akademik yakni penelitian.
Penelitian yang berkonsentrasi terhadap masa depan khususnya untuk memperbaiki maupun mengembangkan terkait dengan pendidikan adalah penelitian dan pengembangan atau yang disebut dengan Research and Development (R&D).
Terkait hal ini maka untuk menghasilkan produk baru atau menyempurnakan hal terkait dengan pendidikan maka diperlukan beberapa komponen yakni:
Pertama, petunjuk penelitian dan pengembangan. Seluruh orang yang terkait dengan pendidikan harus memiliki persepsi yang sama bahwa pendidikan tidak berhenti, tetapi harus selalu berubah, dan berinovasi tujuannya jelas untuk mengadaptasi dan mempersiapkan masa depan.
Kedua, kompetensi yang akan dicapai. Masa depan itu bukan hayalan, tetapi kita sendiri yang menetapkan maka kemampuan apa yang harus dimiliki, hal apa yang harus dicapai, harus dirumuskan dan ditetapkan agar menjadi pedoman.
Ketiga, isi materi pembelajaran. Apakah materi pembelajaran hari ini masih sesuai dengan kebutuhan masa depan itu sangat penting. Keberanian untuk mengemas ulang atau memberi format baru terkait dengan nilai pembelajaran adalah penting.
Keempat, informasi pendukung. Banyak hal terkait dengan pendidikan, apakah faktor internal maupun eksternal, semua menjadi bagian yang harus dipertimbangkan, kemudian dijadikan masukan untuk menata masa depan pendidikan.
Kelima, latihan-latihan. Tawaran tentang pendidikan di masa depan itu perlu diberi berbagai alternatif, tentu dengan resiko yang diperhitungkan mana kelebihan mana pula kelemahan. Jadi latihan sebagai cara mengetahui resiko adalah hal penting dalam penelitian dan pengembangan.
Keenam, petunjuk kerja atau lembar kerja. Pengetahuan itu tidak berdiri sendiri, apalagi dikooptasi oleh seorang ahli. Pengetahuan itu universal siapa saja dapat melakukannya dengan catatan diberi petunjuk SOP atau panduan. Petunjuk kerja atau lembar kerja dalam penelitian dan pengembangan menjadi penting agar kegiatan dilaksanakan sesuai dengan prosedur yang disusun.
Ketujuh, evaluasi. Kegiatan itu selalu dirangkai oleh input proses dan output. Untuk mengetahui perbedaan antara input dan output maka harus dilakukan evaluasi atau penilaian. Penelitian dan Pengembangan selalu menggunakan evaluasi untuk mengukur secara akurat apakah proses telah dilakukan atau tidak.
Penelitian dan pengembangan bukan hal baru, bukan hal sulit, bukan pula kompleks, tetapi sederhana, fungsional bahkan solutif untuk menata pendidikan di masa depan. Hari ini alat, media, atau kurikulum ketiganya belum tentu dibutuhkan di masa depan.
Pendidikan di masa depan bukan sekadar adaptif tetapi akan mendapat prestasi bila kita semua sadar dengan penelitian dan pengembangan.
Kita setuju “Dengan kolaborasi kita bangun negeri, lewat pendidikan kita bersinergi”.


















