Dalam pemanfaatan sumber belajar dosen mempunyai tanggung jawab membantu mahasiswanya belajar, agar belajar menjadi lebih mudah, lebih menarik, dan lebih terarah. Oleh sebab itu, dosen dituntut untuk memiliki kemampuan-kemampuan khusus yang berhubungan dengan sumber-sumber belajar. (Muhammad 26).
Alam yang ada di sekeliling kita adalah tempat untuk belajar, segala isi alam baik di bawah, di tengah maupun di atas adalah materi untuk dipelajari, dan perputaran waktu yang menjadikan alam terus bergulir adalah saat untuk mempelajarinya.
Seorang dosen menjadi pengajar ketika ia mampu menyampaikan apa yang ada dihadapannya kepada mahasiswa, tetapi ia juga mendidik saat memberi penguatan bahwa memotivasi mahasiswa mampu mempelajarinya sendiri.
Antara dosen dan mahasiswa terdapat alam sekitar, maka semua dapat dijadikan bahan untuk kegiatan pembelajaran khususnya sebagai sumber belajar.
Untuk itu beberapa kemampuan dosen dalam mengelola sumber belajar ini menurut Muhammad dapat dilakukan adalah sebagai berikut:
Pertama, menggunakan sumber belajar dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari. Artinya dosen bukan satu-satunya sumber belajar mahasiswa.
Kedua, mengenalkan dan menyajikan sumber-sumber belajar. Sejak awal pembelajaran dosen harus mengenalkan sumber belajar yang dekat, sedang dan jauh dari jangkauan mahasiswa.
Ketiga, menerangkan peranan berbagai sumber belajar dalam proses pembelajaran. Dosen harus mengkaitkan mana sumber belajar yang berhubungan langsung dengan materi, dan mana pula yang menjadi pendukung.
Keempat, menyusun tugas-tugas penggunaan sumber belajar dalam bentuk tingkah laku. Tugas pendidikan sangat penting, jadi semua yang ada di lingkungan harus menjadi bagian dari pembangunan diri mahasiswa.
Kelima, mencari sendiri bahan dari berbagai sumber. Dosen tidak boleh berhenti pada apa yang ada, tetapi ia terus mencari dan menemukan dari apa yang harus ada untuk mendukung kegiatan pembelajaran.
Keenam, memilih bahan sesuai dengan prinsip dan teori belajar. Semua terus berubah, bahkan masa lalu juga mengalami perbedaan, maka pilihlah materi yang dapat memberikan dampak positif bagi mahasiswa hari ini dan masa mendatang.
Ketujuh, menilai keefektifan penggunaan sumber belajar sebagai bagian dari bahan pembelajrannya. Bila diidentifikasi dengan baik, maka sumber belajar tidak semuanya harus dieksplorasi, tetapi pilih dan tetapkan mana yang paling efektif diantaranya.
Kedelapan, merencanakan kegiatan penggunaan sumber belajar secara efektif. Waktu yang terbatas, tenaga yang terukur, jadikan semua menjadi fungsional untuk kegiatan pembelajaran yang berdampak.
Kita setuju “Dengan kolaborasi kita bangun negeri, lewat pendidikan kita bersinergi”.


















