Metodik khusus pendidikan agama Islam adalah kumpulan teori membuat leson plan agama Islam yang sesuai dengan sifat sifat khas bidang studi Agama Islam. (Tafsir,1992:12).
Tahun 1980an sampai 1990an, kata didaktik metodik identik dengan keterampilan mengajar. Didaktik adalah ilmu pendidikan secara umum, sementara metodik adalah ilmu mendidik secara khusus.
Bahkan mata kuliah didaktik metodik dijadikan SKS wajib bagi mahasiswa yang akan menyelesaikan studinya di fakultas tarbiyah atau keguruan.
Dalam perkembangannya didaktik terus mendapat dukungan dari berbagai teori, apakah itu teori-teori ilmu pendidikan, ilmu pengajaran sampai perencanaan, metode, dan juga evaluasi pendidikan.
Namun ada ilmu-ilmu lain yang juga terus memberi kontribusi positif terhadap didaktik seperti psikologi, teknologi, bahkan komunikasi. Di samping ilmu-ilmu mayor tersebut, tentu masih banyak lagi disiplin ilmu lain termasuk ilmu terapat terus beririsan atau bahkan berkolaborasi menjadi bagian penting dari perkembangan didaktik.
Bagaimana mengenali materi pelajaran dengan baik, menguraikan, menjadi bagian atau bangunan ilmu pengetahuan, maka didaktik lebih jauh menyerahkan kepada metodik. Metodik adalah ilmu yang secara khusus untuk meneruskan didaktik pada bidang yang lebih spesifik, seperti metodik khusus pendidikan agama Islam.
Mengapa mesti metodik khusus, karena agama Islam memiliki karakteristik tersendiri, dari sejak materi, cara penyampaian, kompetensi yang harus diperoleh, sampai pada nilai yang harus dipelihara.
Dari sejak ontologi, epistimologi sampai aksiologi pendidikan Islam membutuhkan pembahasan khusus, bahkan membedakan pendidikan agama Islam ini harus berbeda dengan lainnya. Contoh konkret dalam hal ini adalah dasar pendidikan Islam itu bukan semata dari fakta atau pengalaman, tetapi juga dari normatif atau nilai-nilai Al Qur`an.
Contoh lainnya seperti media pembelajaran akan lebih baik bila lebih nyata, lebih dekat dan lebih konkret, tetapi dalam pandangan pendidikan agama Islam, Nabi Muhammad tidak akan dan tidak pernah digambarkan. Ini menjaga kesucian materi agama Islam, bukan sekedar efektifitas atau efisien pembelajaran.
Metodik khusus pendidikan agama Islam kini terus tumbuh dan berkembang, bukan saja karena dukungan atau kolaborasi dari ilmu-ilmu lain, tetapi harus dicatat bahwa pendidikan agama Islam bukan teori yang tertutup, tetapi terbuka untuk dikritisi.
Fakta-fakta pendidikan agama Islam hari ini banyak diobservasi, diteliti kemudian dijadikan dasar untuk melakukan konferensi dan akhirnya membuat rekomendasi. Kajian-kajian ini menjadi pertimbangan yang sangat progresif bagi perubahan, pembaharuan pendidikan agama Islam.
Untuk itulah kumpulan-kumpulan teori pendidikan dari manapun dapat diadaptasi, dikolaborasikan untuk kepentingan metodik khusus pendidikan agama Islam hari ini dan masa mendatang.
Kita setuju “Dengan kolaborasi kita bangun negeri, lewat pendidikan kita bersinergi”.



















