Pada setiap sistem terdapat pula kemungkinan-kemungkinan untuk mencapai suatu campuran (MIX) input yang optimum yang menghasilkan output yang dikehendaki sehingga dengan cara demikian dapat dioptimalisasi seluruh sistem. (Windardi,1980:41)
Segala sesuatu yang ada di muka bumi ini adalah sebuah sistem, apakah sistem itu berjalan secara otomatis, atau digerakkan oleh sesuatu yang lain. Pensil adalah sistem di dalamnya terdapat beberapa komponen yang menyatu sehingga dapat difungsikan sesuai dengan kebutuhan.
Sepeda motor adalah sistem yang disusun sedemikian rupa untuk melakukan sesuatu, dikontrol, dikendalikan dan dijadikan bagian dari kegiatan lain.
Bumi adalah sebuah sistem dipahami oleh siapa saja yang mengenal, menjadikannya untuk melakukan hal-hal sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan.
Begitulah sistem sebagai sebuah keadaan di mana kita dapat mengerti komponen yang ada di dalamnya dan sesuatu hal lain yang ada di luarnya.
Pensil akan bermanfaat pada sistem belajar siswa, karena digunakan dan membantu untuk melakukan penulisan dan pengulangan dengan efektif.
Pensil akan memiliki nilai yang lain bahkan harganya bisa menjadi luar biasa, bila dijadikan bagian dari cara pandang yang berbeda pula. Pensil pertama yang pernah ditemukan kemudian dimasukkan ke mesium akhirnya bisa memiliki nilai yang mahal bahkan antik.
Sepeda motor mempunyai harga bersaing, menawarkan efisensi, tetapi nyaman sesuai dengan medan dan kebutuhan. Beda halnya bila sepeda motor yang pernah dikendarai oleh seorang artis dari penyebabnya menjadi asal kecelakaan.
Ini semua adalah sistem yang melekat dan menjadi bagian dari cara pandang kita melihat dan memandangnya secara kontekstual. Di manapun kita berada, di atas bumi manapun kita tinggal di sana ada sistem yang mengatur, apakah peta geografi yang sulit didatangi, atau justru tempat yang strategis daerah mega mas sebuah kota.
Harga lahan satu meter persegi di tengah kota Madinah pasti berbeda dengan harga lahan satu meter di pinggir jalan kampung kita. Eksistensi sebagai sistem sedang memberikan harga, bahwa semua itu adalah karena kita melihatnya sebagai sebuah keadaan yang saling memengaruhi satu dengan lainnya.
Bila kita tunduk pada sistem yang berjalan secara otomatis, maka kita adalah bagian dari sistem itu, namun bila kita mencoba kreatif memaknai dan mendayagunakan apa yang ada di lingkungan kita maka kita adalah pengelola sistem yang produktif.
Benarlah bila dikatakan bahwa; pandangan sistem dan cara pendekatan sistem memungkinkan kita untuk memandang dan memecahkan persoalan-persoalan dengan cara “lain” dibandingkan dengan cara-cara yang lazim kita gunakan dalam bidang ilmu pengetahuan.
Kita setuju “Dengan kolaborasi kita bangun negeri, lewat pendidikan kita bersinergi”.



















