ADVERTISEMENT
  • Home
  • Redaksi
  • Hak Jawab
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan Media SIber
Sabtu, Mei 2, 2026
  • Login
Warta Garuda
  • HOME
  • NASIONAL
    Teknik Pengelompokan Peserta Didik Model 4.3 Empat Unsur Bumi

    Hikmah : Tujuh Tips Mengonsentrasikan Peserta Didik (17)

    Pendidik Inspiratif, Robert K Cooper dan Ayman Sawaf (359)

    Hikmah :  Tujuh Tips Memulai Pembelajaran (16)

    Pak Marmuj dan Membayar Pajak (105)

    Jumlah Istri Pak Marmuj (113)

    Pak Marmuj dan Keputusan Smart (112)

    Pak Marmuj dan Keputusan Smart (112)

    Pendidik Inspiratif, Siswono Yudo Husodo (606)

    Pendidik Inspiratif, Siswono Yudo Husodo (606)

    Teknik Pengelompokan Peserta Didik Model 9.1 Menghitung Angka Satu sampai Sembilan

    Pak Marmuj, Manusia dan Suara (111)

    Pak Marmuj dan Bersalaman (110)

    Pak Marmuj dan Bersalaman (110)

    Hikmah : Empat Lima Kesuksesan (11)

    Hikmah : Empat Lima Kesuksesan (11)

    Pak Marmuj dan Kesuksesan dalam Hidup (109)

    Pak Marmuj dan Kesuksesan dalam Hidup (109)

  • POLITIK
    Teknik Pengelompokan Peserta Didik Model 4.3 Empat Unsur Bumi

    Hikmah : Tujuh Tips Mengonsentrasikan Peserta Didik (17)

    Pendidik Inspiratif, Robert K Cooper dan Ayman Sawaf (359)

    Hikmah :  Tujuh Tips Memulai Pembelajaran (16)

    Pak Marmuj dan Membayar Pajak (105)

    Jumlah Istri Pak Marmuj (113)

    Pak Marmuj dan Keputusan Smart (112)

    Pak Marmuj dan Keputusan Smart (112)

    Pendidik Inspiratif, Siswono Yudo Husodo (606)

    Pendidik Inspiratif, Siswono Yudo Husodo (606)

    Teknik Pengelompokan Peserta Didik Model 9.1 Menghitung Angka Satu sampai Sembilan

    Pak Marmuj, Manusia dan Suara (111)

    Pak Marmuj dan Bersalaman (110)

    Pak Marmuj dan Bersalaman (110)

    Hikmah : Empat Lima Kesuksesan (11)

    Hikmah : Empat Lima Kesuksesan (11)

    Pak Marmuj dan Kesuksesan dalam Hidup (109)

    Pak Marmuj dan Kesuksesan dalam Hidup (109)

  • HUKUM & KRIMINAL
    Teknik Pengelompokan Peserta Didik Model 4.3 Empat Unsur Bumi

    Hikmah : Tujuh Tips Mengonsentrasikan Peserta Didik (17)

    Pendidik Inspiratif, Robert K Cooper dan Ayman Sawaf (359)

    Hikmah :  Tujuh Tips Memulai Pembelajaran (16)

    Pak Marmuj dan Membayar Pajak (105)

    Jumlah Istri Pak Marmuj (113)

    Pak Marmuj dan Keputusan Smart (112)

    Pak Marmuj dan Keputusan Smart (112)

    Pendidik Inspiratif, Siswono Yudo Husodo (606)

    Pendidik Inspiratif, Siswono Yudo Husodo (606)

    Teknik Pengelompokan Peserta Didik Model 9.1 Menghitung Angka Satu sampai Sembilan

    Pak Marmuj, Manusia dan Suara (111)

    Pak Marmuj dan Bersalaman (110)

    Pak Marmuj dan Bersalaman (110)

    Hikmah : Empat Lima Kesuksesan (11)

    Hikmah : Empat Lima Kesuksesan (11)

    Pak Marmuj dan Kesuksesan dalam Hidup (109)

    Pak Marmuj dan Kesuksesan dalam Hidup (109)

  • EKONOMI dan BISNIS
    Teknik Pengelompokan Peserta Didik Model 4.3 Empat Unsur Bumi

    Hikmah : Tujuh Tips Mengonsentrasikan Peserta Didik (17)

    Pendidik Inspiratif, Robert K Cooper dan Ayman Sawaf (359)

    Hikmah :  Tujuh Tips Memulai Pembelajaran (16)

    Pak Marmuj dan Membayar Pajak (105)

    Jumlah Istri Pak Marmuj (113)

    Pak Marmuj dan Keputusan Smart (112)

    Pak Marmuj dan Keputusan Smart (112)

    Pendidik Inspiratif, Siswono Yudo Husodo (606)

    Pendidik Inspiratif, Siswono Yudo Husodo (606)

    Teknik Pengelompokan Peserta Didik Model 9.1 Menghitung Angka Satu sampai Sembilan

    Pak Marmuj, Manusia dan Suara (111)

    Pak Marmuj dan Bersalaman (110)

    Pak Marmuj dan Bersalaman (110)

    Hikmah : Empat Lima Kesuksesan (11)

    Hikmah : Empat Lima Kesuksesan (11)

    Pak Marmuj dan Kesuksesan dalam Hidup (109)

    Pak Marmuj dan Kesuksesan dalam Hidup (109)

  • PENDIDIKAN
    Teknik Pengelompokan Peserta Didik Model 4.3 Empat Unsur Bumi

    Hikmah : Tujuh Tips Mengonsentrasikan Peserta Didik (17)

    Pendidik Inspiratif, Robert K Cooper dan Ayman Sawaf (359)

    Hikmah :  Tujuh Tips Memulai Pembelajaran (16)

    Pak Marmuj dan Membayar Pajak (105)

    Jumlah Istri Pak Marmuj (113)

    Pak Marmuj dan Keputusan Smart (112)

    Pak Marmuj dan Keputusan Smart (112)

    Pendidik Inspiratif, Siswono Yudo Husodo (606)

    Pendidik Inspiratif, Siswono Yudo Husodo (606)

    Teknik Pengelompokan Peserta Didik Model 9.1 Menghitung Angka Satu sampai Sembilan

    Pak Marmuj, Manusia dan Suara (111)

    Pak Marmuj dan Bersalaman (110)

    Pak Marmuj dan Bersalaman (110)

    Hikmah : Empat Lima Kesuksesan (11)

    Hikmah : Empat Lima Kesuksesan (11)

    Pak Marmuj dan Kesuksesan dalam Hidup (109)

    Pak Marmuj dan Kesuksesan dalam Hidup (109)

  • PARIWISATA
    Teknik Pengelompokan Peserta Didik Model 4.3 Empat Unsur Bumi

    Hikmah : Tujuh Tips Mengonsentrasikan Peserta Didik (17)

    Pendidik Inspiratif, Robert K Cooper dan Ayman Sawaf (359)

    Hikmah :  Tujuh Tips Memulai Pembelajaran (16)

    Pak Marmuj dan Membayar Pajak (105)

    Jumlah Istri Pak Marmuj (113)

    Pak Marmuj dan Keputusan Smart (112)

    Pak Marmuj dan Keputusan Smart (112)

    Pendidik Inspiratif, Siswono Yudo Husodo (606)

    Pendidik Inspiratif, Siswono Yudo Husodo (606)

    Teknik Pengelompokan Peserta Didik Model 9.1 Menghitung Angka Satu sampai Sembilan

    Pak Marmuj, Manusia dan Suara (111)

    Pak Marmuj dan Bersalaman (110)

    Pak Marmuj dan Bersalaman (110)

    Hikmah : Empat Lima Kesuksesan (11)

    Hikmah : Empat Lima Kesuksesan (11)

    Pak Marmuj dan Kesuksesan dalam Hidup (109)

    Pak Marmuj dan Kesuksesan dalam Hidup (109)

  • RAGAM
    Teknik Pengelompokan Peserta Didik Model 4.3 Empat Unsur Bumi

    Hikmah : Tujuh Tips Mengonsentrasikan Peserta Didik (17)

    Pendidik Inspiratif, Robert K Cooper dan Ayman Sawaf (359)

    Hikmah :  Tujuh Tips Memulai Pembelajaran (16)

    Pak Marmuj dan Membayar Pajak (105)

    Jumlah Istri Pak Marmuj (113)

    Pak Marmuj dan Keputusan Smart (112)

    Pak Marmuj dan Keputusan Smart (112)

    Pendidik Inspiratif, Siswono Yudo Husodo (606)

    Pendidik Inspiratif, Siswono Yudo Husodo (606)

    Teknik Pengelompokan Peserta Didik Model 9.1 Menghitung Angka Satu sampai Sembilan

    Pak Marmuj, Manusia dan Suara (111)

    Pak Marmuj dan Bersalaman (110)

    Pak Marmuj dan Bersalaman (110)

    Hikmah : Empat Lima Kesuksesan (11)

    Hikmah : Empat Lima Kesuksesan (11)

    Pak Marmuj dan Kesuksesan dalam Hidup (109)

    Pak Marmuj dan Kesuksesan dalam Hidup (109)

  • OLAH RAGA
    Teknik Pengelompokan Peserta Didik Model 4.3 Empat Unsur Bumi

    Hikmah : Tujuh Tips Mengonsentrasikan Peserta Didik (17)

    Pendidik Inspiratif, Robert K Cooper dan Ayman Sawaf (359)

    Hikmah :  Tujuh Tips Memulai Pembelajaran (16)

    Pak Marmuj dan Membayar Pajak (105)

    Jumlah Istri Pak Marmuj (113)

    Pak Marmuj dan Keputusan Smart (112)

    Pak Marmuj dan Keputusan Smart (112)

    Pendidik Inspiratif, Siswono Yudo Husodo (606)

    Pendidik Inspiratif, Siswono Yudo Husodo (606)

    Teknik Pengelompokan Peserta Didik Model 9.1 Menghitung Angka Satu sampai Sembilan

    Pak Marmuj, Manusia dan Suara (111)

    Pak Marmuj dan Bersalaman (110)

    Pak Marmuj dan Bersalaman (110)

    Hikmah : Empat Lima Kesuksesan (11)

    Hikmah : Empat Lima Kesuksesan (11)

    Pak Marmuj dan Kesuksesan dalam Hidup (109)

    Pak Marmuj dan Kesuksesan dalam Hidup (109)

No Result
View All Result
Warta Garuda
  • HOME
  • NASIONAL
  • SUMUT
  • MEDAN
  • RAGAM
  • EKONOMI dan BISNIS
  • HUKUM & KRIMINAL
  • PARIWISATA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • OLAH RAGA
Home NASIONAL

Pendidik Inspiratif (71)

Redaksi by Redaksi
3 tahun ago
in NASIONAL
Pendidik Inspiratif (71)
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Dilihat 301

Oleh Prof Dr Mardianto MPd

Kurikulum eksklusif harus direformasi untuk mewujudkan kurikulum inklusif yang terdiri dari enam komponen antara lain pengembangan berbagai perspektif sejarah, pengembangan kesadaran budaya, mengembangkan kompetensi antar budaya, memerangi rasisme, seksisme, dan segala bentuk prasangka dan diskriminasi, meningkatkan kesadaran akan keadaan planet ini dan dinamika global, serta membangun keterampilan aksi sosial untuk memandu reformasi.

Menarikdibaca

Pendidik Inspiratif, Robert K Cooper dan Ayman Sawaf (359)

Pendidik Inspiratif, Musthafa Muhammad Thahan (614)

April 30, 2026 | 07 : 04
Pendidik Inspiratif, Jalaluddin Muhammad bin Ahmad al-Mahalli (332)

Pendidik Inspiratif, Soeprapto Nitihardjo (613)

April 29, 2026 | 10 : 44

Dari kurikulum eksklusif dan inklusif, salah satu jenis kepemimpinan sekolah yang menjanjikan adalah model ASPIRE (penilaian, sintesis, perencanaan, implementasi, tinjauan, dan evaluasi). Model ASPIRE memfasilitasi pimpinan sekolah untuk terlibat seluruh pelaku sekolah (staf sekolah, keluarga, masyarakat, wali, dan siswa) untuk mengembangkan kurikulum inklusif yang melayani berbagai tuntutan siswa latar belakang yang beragam sehingga mereka berhasil secara akademis dan sosial di dalam dan luar sekolah. (Amirul Mukminin, 2019).

Pendidikan adalah proses transformasi nilai budaya dari satu generasi kepada generasi berikutnya secara bertanggungjawab dilakukan secara sengaja dalam mempersiapkan masa depan anak yang lebih baik di masa depan.

Banyak perspektif yang harus diperhatikan dalam pendidikan, diantaranya adalah terdapat kegiatan antar generasi, ada tanggung jawab, serta persiapan tentang masa depan. Tiga hal di atas dapat dikembangkan lebih jauh menjadi model pendekatan terhadap pendidikan yang lebih baik, yakni perencanaan, pengelolaan dan pengembangan.

Prof Amirul mencoba memberikan perspektif terhadap pendidikan dari enam bidang yakni;
-perspektif sejarah, dalam hal ini sejarah bukanlah sekadar catatan peristiwa, tetapi nilai dan makna memberikan informasi dan sarat dengan berbagai keterkaitan antar peristiwa. Dari sinilah kita harus menelusuri untuk mencari makna yang lebih dalam, sejarah itu masa lalu tetapi ia akan hadir di masa depan bila kita yang melakukan rekayasa.

-pengembangan kesadaran budaya, ketika disadari bahwa budaya itu terbentuk dari adanya interaksi manusia, maka adalah sangat dinamis. Apa yang telah kita lakukan sebaiknya disadari itu adalah kesengajaan untuk menjadi bagian dari kehidupan, jadi mengapa mesti terlalu banyak “inovasi” bila yang sudah ada masih banyak yang belum digali sebagai bagian dari ilmu pengetahuan.

-mengembangkan kompetensi antar budaya, pada gilirannya komunitas antar individu menciptakan budaya inklusif, tetapi bukan untuk dinikmati sendiri. Kompetensi untuk kebaikan bukan sekadar menang dan mendapat penghargaan, lebih dari itu yang baik pada budaya orang lain, pelajari dan mungkin ada celah untuk dapat kita sisipkan pada budaya kita di sini.

-memerangi rasisme, seksisme, dan segala bentuk prasangka dan diskriminasi. Mengapa kita harus aktif dalam kegiatan budaya tadi, karena dengan ini kita memiliki kesadaran dan tanggung jawab, ada konsekuensi lain yang akan terjadi, kecintaan terhadap budaya yang berlebihan sampai pengorbanan terhadap keberhasilan akan mengakibatkan egosektoral.

Kontrol terhadap “keterlaluan” ini perlu ditumbuhsadarkan antarsesama, caranya dengan menjaga hubungan harmonis antar budaya lokal, budaya zaman, maka terciptalah keharmonisan. Serendah-rendahnya kesadaran ini adalah tidak mengganggu orang lain apalagi menghakimi kemampuannya, dengan dalih membatasi sepak terjang demi regulasi.

-meningkatkan kesadaran akan keadaan planet ini dan dinamika global. Pada gilirannya kesadaran adalah akhlak terhadap apa yang kita miliki, apa yang dapat kita lakukan dan apa yang mungkin kita perankan dalam kehidupan ini. Sadar bahwa kita adalah makhluk individu di tengah sosial, dan bergerak dinamis di tengah kehidupan global merupakan hal penting.

-Membangun keterampilan aksi sosial untuk memandu reformasi. Banyak yang menjadi alat ukur tentang apakah kita telah sampai pada titik keberhasilan atau belum. Kesadaran akan dilihat dari kenyataan akan apa yang ada dalam kehidupan sehari-hari, aksi untuk diri sendiri, untuk orang lain, komunitas dan bahkan lintas profesi adalah perlu. Keterampilan aksi ini bila dimaknai lebih mendalam tiada lain adalah keikhlasan apa yang kita miliki sumbangkanlah untuk orang lain demi lintas generasi lebih baik di masa mendatang.

Seorang pemimpin pendidikan ketika memaknai nilai-nilai di atas, maka ia akan melakukan penilaian terhadap dirinya sendiri, kemudian melakukan sintesis dari apa yang selama ini dilakukan dan mungkin untuk dikembangkan. Barulah ia melakukan perencanaan penuh perhitungan, kemudian berwujud pada pelaksanaan secara bertanggungjawab sesuai dengan waktu, biaya dan tenaga. Akhirnya pemimpin tidak akan pernah segan untuk meninjau ulang apa kelebihan kelemahan serta potensi yang harus diperbaiki, itulah inti dari evaluasi.

Menjalankan teori ASPIRE bukan mesti dengan gerakan yang luar biasa, tetapi kesadaran dimulai dari sendiri bahwa kita hidup untuk berbagi, bersama untuk berkarya demi generasi antar masa.

Pendidik inspiratif tidak pernah berhenti belajar untuk tujuan hidup sendiri, tetapi memberikan kepada orang lain itu hal yang utama. Ketika pengalaman kita mendapatkan sesuatu yang tidak menguntungkan, maka bukan untuk dibalas dengan lain kesempatan, tetapi maknailah hidup bukan selamanya persoalan untung atau tidak untung, atau membandingkan untung atau untung yang lebih besar.

Pendidik inspiratif memberi penjelasan bahwa setiap apa yang kita miliki adalah prestasi dan keberhasilan, dan akan berkah ketika kita berikan/ parentalkan pada orang lain. Ini mungkin salah satu makna ‘amīrul mu’minīn) adalah sebuah gelar dalam tradisi awal Islam yang berarti “Pemimpin Orang-orang Beriman”.

Kita setuju “Dengan kolaborasi kita bangun negeri, lewat pendidikan kita bersinergi”.

Tags: EgosektoralPendidik InspiratifProf Dr Mardianto MPdTeori Aspire

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT

RECOMMENDED NEWS

Kapolda Sumut Whisnu Hermawan Ajak Jurnalis Sukseskan PON XXI

Kapolda Sumut Whisnu Hermawan Ajak Jurnalis Sukseskan PON XXI

2 tahun ago
Sukseskan Pemilu 2024, Bawaslu Kota Binjai Jalin Sinergitas dengan PWI

Sukseskan Pemilu 2024, Bawaslu Kota Binjai Jalin Sinergitas dengan PWI

3 tahun ago
Selama Masa Kampanye Poldasu Tindak 2.967 Knalpot Tak Sesuai Standar

Hari Ops Keselamatan Toba 2024, Poldasu Terus Sampaikan Imbauan Tertib Lalin

2 tahun ago
Pak Marmuj dan Dokter Jantung (5)

Pendidik Inspiratif, M Ngalim Purwanto (229)

2 tahun ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • ACEH
  • EKONOMI dan BISNIS
  • HUKUM & KRIMINAL
  • MEDAN
  • NASIONAL
  • OLAH RAGA
  • PARIWISATA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • RAGAM
  • SOSOK
  • SUMUT

BROWSE BY TOPICS

2018 League alquran Bali United bantuan Budget Travel Chopper Bike DPRD Langkat Faisal Hasrimy Farianda Putra Sinik FPAN DPRD Sumut Guru Hendry Ch Bangun Hikmah Ibrah Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi Istana Negara KAHMI Sumut Kapolda Sumut Kolaborasi langkat Musa Rajekshah Narkoba Pak Marmuj PAN Sumut Pelantikan Pembelajaran Pemilu 2024 Pemkab Langkat Pendidik Inspiratif Pilgubsu 2024 Pj Bupati Langkat Plt Bupati Langkat Polda Sumut Polres Labusel Polres Langkat Polres Tebing Tinggi Prof Dr Mardianto MPd PWI Sumut Reses Sekda Langkat Silaturahmi Syah Afandin Teknik Pengelompokan Yahdi Khoir Harahap Zulkifli Hasan
ADVERTISEMENT

POPULAR NEWS

  • Putra Ketua KAHMI Sumut, AKBP Adrian Risky Lubis SIK MH Diberi Amanah Jadi Kasat Reskrim Polrestabes Medan

    Putra Ketua KAHMI Sumut, AKBP Adrian Risky Lubis SIK MH Diberi Amanah Jadi Kasat Reskrim Polrestabes Medan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dipimpin Ijeck, Partai Golkar Sumut Torehkan Prestasi Cemerlang di Pilkada Serentak 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rektor UINSU : Gelar Doktor Marahalim Harahap Bukan Imbalan sebagai Tim Sukses

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gagal Capai Target Kursi, Ketua Golkar Binjai Kires Harus Dievaluasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pendidik Inspiratif (197)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

POPULAR NEWS

  • Putra Ketua KAHMI Sumut, AKBP Adrian Risky Lubis SIK MH Diberi Amanah Jadi Kasat Reskrim Polrestabes Medan

    Putra Ketua KAHMI Sumut, AKBP Adrian Risky Lubis SIK MH Diberi Amanah Jadi Kasat Reskrim Polrestabes Medan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dipimpin Ijeck, Partai Golkar Sumut Torehkan Prestasi Cemerlang di Pilkada Serentak 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rektor UINSU : Gelar Doktor Marahalim Harahap Bukan Imbalan sebagai Tim Sukses

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gagal Capai Target Kursi, Ketua Golkar Binjai Kires Harus Dievaluasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pendidik Inspiratif (197)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Alamat Redaksi

Komplek Tasri Blok L No. 18, Kelurahan Perdamaian, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara

Recent News

  • Hikmah : Tujuh Tips Mengonsentrasikan Peserta Didik (17)
  • Pendidik Inspiratif, Musthafa Muhammad Thahan (614)
  • Komisi II DPRD Langkat Dorong Penguatan Sosialisasi Program UHC

Category

  • ACEH
  • EKONOMI dan BISNIS
  • HUKUM & KRIMINAL
  • MEDAN
  • NASIONAL
  • OLAH RAGA
  • PARIWISATA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • RAGAM
  • SOSOK
  • SUMUT

Recent News

Teknik Pengelompokan Peserta Didik Model 4.3 Empat Unsur Bumi

Hikmah : Tujuh Tips Mengonsentrasikan Peserta Didik (17)

Mei 2, 2026 | 16 : 50
Pendidik Inspiratif, Robert K Cooper dan Ayman Sawaf (359)

Pendidik Inspiratif, Musthafa Muhammad Thahan (614)

April 30, 2026 | 07 : 04
  • Home
  • Redaksi
  • Hak Jawab
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan Media SIber

Hak CIpta wartagaruda.id © 2024 PT.TAB

No Result
View All Result
  • Home
  • EKONOMI dan BISNIS
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • PARIWISATA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • RAGAM
  • OLAH RAGA

Hak CIpta wartagaruda.id © 2024 PT.TAB

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In