This research aims at seeing the contribution significance of lectures’ perseption on field of study group independently to the lectures’ competence in planning an instruction. The population of this study were all lectures of State Institute for Islamic Studies, North Sumatera Medan, who ever participated in Educational Development Program and they have joined the field of study group but they do not continue their studied to graduate program yet. The finding ofthis research is that the lectures’ perception on the fleld of study group independently provides a significant contribution on the lectures’ competence in planning an instruction.
Berhasil merencanakan berarti merencanakan keberhasilan, gagal merencanakan berarti merencanakan kegagalan. Mengapa perlu perencanaan, karena dengan perencanaan kita akan mengetahui kegiatan apa yang akan kita laksanakan, memperhitungkan apa saja yang akan menjadi risiko dari kegiatan, dan memahami berbagai aturan yang harus ditaati.
Itulah dunia perencanaan sampai-sampai pemerintah dari desa sampai pusat memiliki perencanaan bahkan ada menteri perencanaan pembangunan nasional.
Perencanaan memang begitu penting, apakah untuk menjadi haluan kemana kita harus melangkah, apa yang harus dilakukan, strategi apa yang harus dipilih, dan target apa yang harus dipenuhi. Begitu juga dengan profesi dosen membuat perencanaan pembelajaran itu adalah sebuah keniscayaan.
Menurut penelitian Arlina MPd, bahwa perencanaan pembelajaran itu penting, untuk itu dosen yang memiliki persepsi tinggi mengenai kelompok keilmuan maka ia memberi sumbangan yang tinggi terhadap kemampuan pembelajaran. Dengan kata lain, kemampuan merencanakan dapat diprediksi atas dasar persepsi mengenai kelompok keilmuan.
Begitu pentingnya perencanaan pembelajaran, maka Rencana Pembelajaran Semester bukan sekadar kebutuhan, tetapi dijadikan syarat administratif wajarlah bila dinilai satu SKS dalam penilaian Beban Kerja Dosen (BKD).
Menurut penelitian ini selanjutnya dalam merencanakan pembelajaran dosen dituntut untuk memiliki kemampuan yang memadai agar persiapan yang dibuat dapat secara mudah dan tepat diterapkan dalam pelaksanaan pengajaran. Dengan demikian tujuan pembelajaran dapat dicapai secara efektif dan efesien.
Untuk meningkatkan kemampuan merencanakan pembelajaran ini diperlukan suatu lembaga yang menghimpun para dosen seperti kelompok keilmuan yang salah satu wadah untuk menambah wawasan dalam meningkatkan kualitas dosen khususnya dalam meningkatkan persiapan pengajaran sebelum kegiatan perkuliahan dimulai.
Penelitian ini begitu seriusnya memberi rekomendasi sebagai sebuah langkah bila perencanaan pembelajaran ingin baik, sesuai dengan aturan.
Rekomendasi penelitian ini selanjutnya memberi petunjuk konkret bagaimana kita dapat menjadikan perencanaan pembelajaran menjadi lebih mudah dilakukan.
Kelompok-keilmuan dapat menjadi wahana dalam menambah kemampuan dosen membuat perencanaan, hasil penelitian yang diperoleh di sini memiliki implikasi yaitu kelompok keilmuan ini dapat memperluas wawasan pengetahuan tentang ilmu yang didalami oleh para dosen. Kedalaman ilmu tentang bidang yang diajarkan akan dapat pula mendukung pembuatan perencanaan yang baik, dan kajian yang mendalam.
Kini kita sadar bahwa tugas dosen adalah mengajar, mendidik, melatih, membina dan menjadi tauladan bagi mahasiswanya bukan sekadar personifikasi dari ilmu yang ilmu yang diajarkannya.
Dosen harus memiliki tugas administratif sebagai pertanggungjDoawaban profesional yakni membuat perencanaan, mengembangkan perencanaan, mengelola dan sekaligus mengevaluasi keberhasilan.
Makanya benar bila dinyatakan bahwa dosen sebagai kunci terselenggaranya kualitas perkuliahan yang baik harus selalu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengajar mulai dari merencanakan perkuliahan (pembelajaran) sampai kepada pelaksanaan.
Sehebat apapun dosen apakah pangkat maupun kariernya bila tidak membuat dan menyelesaikan RPS dalam satu semester adalah naif bagi sebuah kegiatan pembelajaran di perguruan tinggi. Saya tidak setuju, maka saya bukan dosen profesional.
Kita setuju “Dengan kolaborasi kita bangun negeri, lewat pendidikan kita bersinergi”.


















