Menjelang buka puasa, banyak hal yang dapat dilakukan oleh ummat Islam, ada yang membaca Al Qur`an mungkin niatnya ingin tamat target sekali atau beberapa kali, ada yang buka puasa bersama mungkin untuk menambah silaturahmi, ada juga yang mengkoordinir pemberian santunan boleh jadi ada hajatan calon anggota dewan. Hahaha……banyaklah mumpung bulan puasa banyak hal dapat diniatkan, bisa jadi kenyataan, bila keduanya itu positif maka dapat kebaikan.
Biasalah Pak Marmuj dengan geng nya duduk di teras sambil nunggu berbuka di rumah masing-masing. Pembicaraan dari soal Ijazah palsu, sampai mobil listrik, kemenangan MU di liga Primer Inggeris, ujung-ujungnya cerita cemilan, kudapan, namanya juga menunggu buka puasa. Seru, kadang diam sejenak, tapi lebih banyak bincang setara, hem…ada teka tekinya lagi.
Pak Marmuj; hem….saya kalau sudah menang MU rasanya olah raga hidup kembali, walau bukan di negeri sendiri, manatahu satu saat nanti PSMS Medan bisa juga seperti itu.
Pak Marpis; hem…bapak ini menghayal……jauh…lah pak.
Pak Marmuj; sebenarnya ini diawali dari soal pisang.
Pak Marsang; begini pak…..selalu saya dengar apa memang ada hubungan antara olahraga dengan pisang?
Mendengar kata pisang, olahraga, sepak bola dan Brazil seperti biasa Pak Marmuj seakan keluar naluri, bahkan keluar semua isi otaknya berbalut perasaan dipoles emosi. Boleh jadi dari cerita ini memang ada kaitan, atau ada hubungan atau mungkin ada sejarah, paling tidak bisa dihayalkan.
Pak Marmuj; begini sebenarnya ada satu negeri yang paling berkuasa di dunia olah raga ini nama nya Negeri Pisang.
Pak Marpis; ha…..ini dia…..ayo…pak banyak waktu ini untuk diceritakan.
Pak Marmuj; begini, satu ketika Negeri Pisang dipimpin oleh seorang yang arif dan bijaksana yakni bernama Pisang Raja. Dia mempunyai rakyat yang rajin bekerja terdiri dari beberapa etnis yakni; Pisang Ambon, Pisang Banten dan Pisang Lampung, dan banyak lagi pisang lainnya. Sebagian penduduk negeri itu bahkan berukuran luar biasa seperti Pisang Panjang, bahkan ada yang gemuk bernama Pisang Kepok.
Pak Marsang; ha……ini negeri benaran pak, kok sepertinya ada di dunia nyata, soalnya kita ini kan lagi mau buka puasa.
Pak Marmuj; sabar….saya teruskan.
Di negeri Pisang ini, mereka terkenal tangguh khususnya para Pisang Batu, tetapi keturunan mereka ada yang dapat terbang ini bernama Pisang Kapas. Namun ada yang unik dikampung kampung negeri Pisang ini, malam tak pernah ada listrik karena mereka selalu ditemani oleh Pisang Lilin. Begitulah Pisang Raja memimpin rakyat dengan keadailan tanpa pengecualian. Menjelang ulang tahun raja seluruh rakyatnya diberikan satu potong Pisang Emas dan tidak ada yang merasa dirugikan dengan program ini. Semua rakyatnya senang, bila ada satu saja yang berbuat tidak baik, maka langsung para pengawal yakni Pisang Tanduk mencambuk mereka dengan Pisang Rotan.
Pak Marpis; eh….pak kalau mau lebaran ini di negeri Pisang itu ada bagi-bagi uang baru?
Pak Marmuj; ya, Pisang Raja membagi semua anak-anak dengan Pisang Seribu.
Pak Marsang; kalau MBG ada pak di sana?
Pak Marmuj; ada juga tetapi mereka tidak mendapat berbagai varian makanan, semua rakyatnya dibagi rata Pisang Susu.
Akhir dari cerita ini, semua seakan kelaparan mengkhayalkan bermacam-macam pisang, padahal hanya cerita, memang menjelang buka puasa semua mudah untuk diimajinaskan.
Pak Marpis masih penasaran dengan kearifan lokal yang ada sekitar rumah mereka di pinggir kota.
Pak Marpis; pak ada disana pisang yang cantik, manis, warnanya kuning emas, bodinya sedang, tidak lurus tidak bengkok, pokoh hem….
Pak Marmuj; ada ini disebut dengan Pisang Medan, e…maaf pisang khas kota Medan….
Pak Marsang; pisang apa pak?
Pak Marmuj; namanya Pisang Barangan. Sudah sebentar lagi buka puasa…..bubar.
Pak Marpis: pak apa enak juga ya jadi pisang raja.
Pak Marmuj: saya dengar pisang raja berkelahi sampai berbulan2 baru berhenti dan tidak ada pemenangnya untuk mendapatkan Pisang Barangan.
Makanya sekarang dia menjadi Pisang Raja Seri.
Oalah……pak Marmuj…..Pak Marmuj…memanglah.
Tiga hal hikmah yang dapat kita ambil dari kisah ini adalah:
Pertama; manusia, tumbuhan dan hewan adalah makhluk yang diciptakan Tuhan untuk saling menjaga keseimbangan, saling berbagi dan melestarikan tujuannya adalah untuk mengabdi kepadaNya.
Kedua; Tumbuhan pisang adalah satu jenis variasi yang dapat disantap ketika sudah masak, banyak khas dan manfaat termasuk kalium sebagai nutrisi utama tulang agar sehat dan yang penting kuat.
Ketiga; boleh jadi ada hubungan antara pisang, olahraga, dan kesehatan, namun bila ketiganya disatukan akan bernilai ibadah bagi siapa saja yang mensyukuri untuk dinikmati.
Catatan; kisah ini diinspirasi dari berbagai sumber.



















