Daripada memberitahu orang apa yang harus dikerjakan dan bagaimana mengerjakannya, pelatihan yang efektif terdiri atas usaha menolong orang belajar bagaimana untuk belajar, bagaimana mengenali jalan baru untuk pertumbuhan dan perkembangan mereka sendiri, dan bagaimana membantu perusahaan melakukan hal yang sama. Untuk memberikan pelatihan dan penyuluhan secara paling efektif, anda harus membiarkan orang belajar melalui bimbingan anda dan contoh anda.. (Donald H.Weiss, 1987:114)
Untuk menjadi tahu tidak mesti berguru, untuk menjadi ahli tidak selamanya harus belajar bersama, bahkan untuk menguasai sesuatu tidak selamanya perlu mencoba.
Belajar itu ada yang disengaja ada yang tidak disengaja, sengaja berguru, belajar bersama dan mencobakan hal baru kadang memerlukan tempat, waktu bahkan biaya. Tetapi ada pula belajar yang tidak disengaja dengan diam tanpa kegiatan ternyata ada hal yang menjadi bermakna dan berguna untuk kehidupan manusia.
Belajar adalah usaha untuk mendapatkan sesuatu dengan cara berinteraksi dengan orang lain, dengan benda apapun yang ada disekitar kita dan bahkan dengan sistem yang sedang terjadi.
Mengenali, mengamati, mengikuti bahkan menyikapi apa yang ada di sekeliling kita adalah salah satu cara belajar paling efektif. Maka tidak mesti menunggu waktu, tempat tertentu apalagi jadwal yang formal semata.
Bekerja juga merupakan belajar, karena kita melakukan sesuatu dengan tujuan yang telah ditetapkan. Kita bekerja mengikuti aturan, mengendalikan diri agar terus bertahan sesuai dengan sistem, dari sinilah belajar untuk mendapatkan sesuatu akan terjadi.
Berkarya adalah bagian penting yang terjadi pada seseorang. Melakukan sesuatu maka mendapatkan hal baru, dari sini kita mengarah pada upaya mendapatkan karya baru dan inilah puncak dari apa yang disebut dengan belajar.
Anda adalah pembelajar yang sejati. Menjadi pembimbing, penyuluh atau pelatih semua itu dapat dilakukan dengan sengaja bahkan juga tidak sengaja oelh pembelajar. Belajar mandiri memang tidak ada yang tahu, belajar bersama memerlukan orang lain, tempat tertentu bahkan waktu yang disepakati.
Sebagai seorang pembelajar, maka apapun yang kita lakukan bila diniatkan untuk kebaikan, di sini telah terlahir nilai-nilai membelajarkan orang lain. Contoh suri teladan akan menjadi praktik baik yang menjadi tontonan gratis bagi siapa saja yang ingin belajar di sekeliling kita.
Kita setuju “Dengan kolaborasi kita bangun negeri, lewat pendidikan kita bersinergi”.


















