Komunikasi verbal yang terdapat di dalam Alquran mempunyai 3 karakteristik, yaitu memanfaatkan tulisan, memanfaatkan suara dan merangsang kualitas dan kuantitas perkataan. Sedangkan pola komunikasi verbal dalam Alquran di antaranya berbentuk pertanyaan, penjelasan dan penegasan. (Dr Irma Yusriani Simamora, 2018).
Ilmu komunikasi adalah salah satu dari cabang ilmu sosial yang kini terus berkembang bahkan melampaui ilmu-ilmu lainnya. Bergerak dari perkembangan kualitatif, menuju pertumbuhan kuantitatif ilmu komunikasi sebagian didukung oleh perkembangan teknologi komunikasi seperti internet dan lain sebagainya. Namun demikian akar dan dasar ilmu komunikasi ternyata kaya akan situs sejarah, ragam akan makna budaya, bahkan sarat dengan nilai kebaikan bagi semua manusia.
Dr Irma Yusriani Simamora sebagai pakar ilmu komunikasi banyak melakukan penelitian salah satunya tentang komunikasi dalam perspektif Al Qur`an. Kita lihat ada beberapa catatan penting yang perlu diperhatikan yakni sebagai berikut:
Pertama, komunikasi merupakan salah satu aspek terpenting dan kompleks bagi kehidupan manusia. Manusia sangat dipengaruhi oleh komunikasi yang dilakukannya dengan manusia lain, baik yang sudah dikenal maupun yang tidak dikenal sama sekali. Komunikasi memiliki peran yang sangat vital bagi kehidupan manusia, karena itu perlu diberikan perhatian yang seksama terhadap komunikasi.
Kedua, Komunikasi verbal dapat dibedakan atas komunikasi lisan dan komunikasi tulisan. Komunikasi lisan dapat didefinisikan sebagai suatu proses di mana seorang pembicara berinteraksi secara lisan dengan pendengar untuk mempengaruhi tingkah laku penerima.
Ketiga, komunikasi verbal antara manusia kadang dihiasi pertanyaan, dialog, sumpah, janji, ancaman dan sebagainya. Hal itu dimaksudkan agar pesan yang disampaikan mengenai
sasaran dan efektif. Allah Swt dalam mengkomunikasikan pesan-pesan-Nya juga menggunakan bahasa dan gaya bahasa manusia, tujuannya agar pesan-pesan tersebut dapat diterima, diperhatikan, dipedomani dan dilaksanakan dengan baik.
Keempat, komunikasi verbal adalah komunikasi yang menggunakan simbol-simbol atau kata-kata, baik yang dinyatakan secara oral atau lisan maupun secara tulisan. Beberapa ayat Al Qur`an mengungkapkan urgensi pemakaian komunikasi verbal yang santun dalam menyampaikan dakwah kepada komunikan. Karena pemakaian corak komunikasi tersebut akan mengantarkan kepada suksesnya dakwah. Terlebih komunikator
dalam Islam ditekankan agar berbicara secara lemah lembut.
Dari empat hal di atas, kini ilmu komunikasi benar-benar mendapat tempat di tengah-tengah masyarakat, maupun dunia akademik. Banyak program studi ilmu komunikasi dibanjiri para generasi muda. Hebatnya lagi, para praktisi, birokrasi yang telah memiliki profesi mereka justru menambah ilmu di program doktor ilmu komunikasi.
Mungkin benar dunia ini memang tidak hanya membutuhkan tulisan, tetapi juga suara bahkan kualitas di antaranya. Semua yang kita lakukan boleh jadi itu adalah pernyataan, namun setiap apa saja yang kita sampaikan bagi para ilmuwan itu juga dapat mengandung pertanyaan untuk kemudian dijadikan dasar sebuah penelitian.
Di sinilah sekali lagi Irma Yusriani berani menjelaskan dan menegaskan bahwa Al Qur`an itu banyak mengandung dasar-dasar ilmu komunikasi sejak zaman dahulu sampai dunia menjadi modern seperti sekarang ini.
Kita setuju “Dengan kolaborasi kita bangun negeri, lewat pendidikan kita bersinergi”.


















