Nama Teknik Pengelompokan
– Teknik membagi dua kelompok dengan berdasarkan jenis tumbuhan monokotil dan dikotil.
Pengertian
Teknik ini adalah cara untuk mengelompokkan peserta didik dalam dua kelompok yang jumlanya seimbang, dimana mereka dapat mengerjakan tugas pembelajaran dalam dua kelompok yang berbeda.
Media/bahan
Kertas bertuliskan atau bergambar simbol monokotil dan dikotil.
Langkah-langkah
Langkah-langkah untuk melaksanakan teknik pengelompokan ini adalah sebagai berikut:
-Siapkan sejumlah karton sebanyak peserta didik dengan bertuliskan atau bergambar sebagian adalah monokotil dan sebagian dikotil secara seimbang.
– Sampaikan kepada peserta didik bahwa dalam belajar ini mereka akan dibagi dalam dua kelompok yang seimbang.
– Bagikan potongan kertas yang telah disiapkan secara acak.
– Setiap peserta didik diminta untuk membaca atau melihat sendiri kertas yang diperolehnya.
– Bagi peserta didik yang mendapatkan tulisan atau gambar monokotil agar bergabung dengan peserta didik lainnya yang sama dalam satu bagian.
– Bagi peserta didik yang mendapatkan tulisan atau gambar dikotil agar bergabung dengan peserta didik lainnya yang sama dalam satu bagian.
– Kelompok pertama adalah peserta didik yang mendapatkan karton bertuliskan atau gambar monokotil.
– Kelompok kedua adalah peserta didik yang mendapatkan karton bertuliskan atau gambar dikotil.
Kelebihan
Kelebihan teknik pengelompokan ini adalah sebagai berikut:
– Teknik ini sangat mudah dilakukan baik di dalam maupun di luar kelas.
-Teknik ini relatif akan membagi kelompok peserta didik dengan jumlah yang seimbang.
– Teknik ini tidak memakan waktu yang lama.
Kelemahan
Kelemahan teknik pengelompokan ini adalah sebagai berikut:
-Guru harus menyiapkan media untuk membagikan kelompok terlebih dahulu.
– Teknik pengelompokan ini sedikit sulit digunakan untuk kelas awal.
Catatan:
– Teknik ini sangat tepat digunakan untuk pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam atau botani.
-Bila ingin mengembangkan teknik ini untuk kelas awal, maka pada kertas dibuat gambar yang lebih besar, boleh saja guru membawa contoh langsung buah yang mewakili monokotil dan dikotil.
-Menjadikan alam untuk bahan atau media dalam kegiatan pembelajaran adalah upaya menghargai kearifan lokal sekaligus semangat untuk menyayangi.
Kita setuju; Dengan Kolaborasi Kita Bangun Negeri Lewat Pendidikan Kita Bersinergi

















