wartagarudaonline I Langkat – Keberadaan dua pohon besar yang sudah kering di pinggir Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Stabat–Binjai, tepatnya di depan SPBU Desa Karang Rejo, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, dikhawatirkan membahayakan para pengguna jalan.
Dua pohon yang kondisinya sudah lama kering dan tidak berdaun tersebut hingga kini masih berdiri di tepi jalan dan menjadi perhatian warga maupun pengendara yang melintas.
Warga menilai keberadaan pohon tersebut berpotensi menimbulkan kecelakaan apabila sewaktu-waktu tumbang, terutama saat angin kencang.
Belum diketahui secara pasti alasan mengapa pohon tersebut belum juga ditebang oleh instansi terkait.
Kondisi ini menimbulkan tanda tanya di kalangan masyarakat.
Seorang warga Tanjung Pura yang ditemui saat mengisi BBM di SPBU Karang Rejo, Jumat (27/3/2026), mengaku heran karena hingga kini belum ada tindakan dari pihak berwenang.
“Saya heran melihat kondisi pohon itu sudah sangat kering dan tinggi, tapi belum juga ditebang. Padahal kalau tumbang, bisa mengenai rumah warga atau kendaraan yang melintas di jalan,” ujarnya sambil menunjuk ke arah pohon tersebut.
Warga lainnya juga menyampaikan hal serupa. Ia menilai hampir tidak mungkin aparat terkait tidak mengetahui kondisi pohon tersebut karena lokasinya berada di jalur utama yang ramai dilalui kendaraan setiap hari.
Masyarakat berharap pemerintah daerah atau instansi terkait segera mengambil langkah antisipasi dengan menebang pohon tersebut sebelum menimbulkan korban jiwa maupun kerugian material.
“Jujur saja setiap lewat jalan ini saya selalu jantungan dan melihat ke arah pohon, apa lagi saat angin kencang dan hujan, ucap warga itu. (Red- Dony)



















