Setiap madrasah dituntut untuk memenuhi standar selanjutnya berusaha meningkatkan kualitasnya ke standar yang lebih tinggi. Selain itu, munculnya madrasah-madrasah yang memiliki keunikan tersendiri seperti madrasah model, madrasah berbasis pesantren, madrasah berbasis riset, madrasah berbasis partnership, dan madrasah berbasis afiliasi merupakan bukti adanya inovasi dalam pendidikan madrasah. Upaya tersebut akan dapat terwujud jika madrasah melakukan inovasi (pembaruan) manajemen pembelajaran yang perlu dijadikan titik tolak dalam mengembangkan madrasah. (Khairuddin, 2020:30).
Indonesia dan madrasah seakan tak pernah dipisahkan dari sejak sejarah, pasca kemerdekaan, sampai hari ini dan mungkin sampai akan datang. Bahu membahu memperjuangkan kemerdekaan ini peran madrasah tak dapat dipungkiri, mencetak kader anak bangsa mengisi kemerdekaan telah banyak tercatat baik menjadi pejabat maupun teknokrat.
Bahkan regulasi sampai bantuan berbagai kebijakan politik semua terekam dalam sejarah madrasah dengan anak bangsa. Ini mungkin menjadi isyarat bahwa madrasah terus melakukan inovasi bersama berjuang dengan anak bangsa menuju Indonesia yang lebih baik di masa mendatang.
Dr Khairuddin, seorang akademisi pernah melakukan penelitian tentang peran madrasah terkait dengan hal di atas. Penelitian yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana inovasi madrasah ditengah derap pembangunan nasional menggunakan pendekatan kualitatif.
Setelah melakukan berbagai pengumpulan data, fakta dan keterangan lainnya lewat wawancara, observasi, dan dokumentasi, analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data.
Hasil penelitian ini sungguh sangat menjadi masukan penting bagi kita yang melihat madrasah hari ini, yakni;
Pertama; inovasi pada perencanaan pembelajaran di Madrasah dilakukan berdasarkan rapat yang diselenggarakan setiap tahun untuk merencanakan kegiatan strategis berbagai program, adapun inovasi perencanaan pembelajaran yang disusun dituangkan di dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yaitu dengan ditambahkan materi berkaitan dengan peduli lingkungan dan diterapkan dalam pembelajaran dengan menggunakan media dan metode yang variatif,
Kedua; Inovasi pada pelaksanaan pembelajaran yang diterapkan di Madrasah berpedoman kepada Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang telah disusun, sedangkan pelaksanaan pembelajaran dilakukan di dalam kelas, dan di luar kelas dan terintegrasi dengan kegiatan atau program ekstrakurikuler,
Ketiga; inovasi pada pengawasan pembelajaran di Madrasah dilakukan berdasarkan pengawasan manajemen dari atasan kepada bawahan, dimulai dari wakil kepala madrasah lalu turun kepada guru mata pelajaran. Permasalahan yang terkait dengan internal siswa dalam proses pembelajaran, maka wewenang untuk menyelesaikan diberikan kepada guru Bimbingan dan Konseling. Adapun yang terkait dengan masalah kedisiplinan dan ketertiban ada pihak keamanan sekolah (security),
Keempat; inovasi pada evaluasi pembelajaran dalam peningkatan kualitas pendidikan Islam di Madrasah dilakukan dengan mengimplementasikan ulangan secara rutin dan terjadwal, tidak hanya dalam bentuk angka saja, akan tetapi juga dalam bentuk evaluasi pengamalan beragama siswa di lingkungan masing-masing.
Kata kunci dari inovasi pada madrasah ternyata adalah bagian penting bagaimana lembaga atau satuan pendidikan ini terus eksis di tengah-tengah masyarakat.
Sejarah boleh dicatat menjadi penyemangat, tetapi profesionalitas pengelolaan hari ini harus diupdate agar dapat mengikuti perkembangan zaman.
Dan dengan itu pula masa depan yang penuh dengan tantangan dapat diprediksi lewat inovasi madrasah yang tak kenal kata puas alias terus berubah untuk kebaikan.
Kita setuju “Dengan kolaborasi kita bangun negeri, lewat pendidikan kita bersinergi”.



















