The success of a lecturer in delivering materials are not only influenced by the competence of the lecturer in mastering the material presented, but there are other factors that must be mastered so that he is able to deliver the material professionally and effectively. These competencies are pedagogical competencies. Pedagogic competencies can be seen in the learning process. The components of learning that influence the learning process include lecturers, students, learning media, learning methods, learning evaluation. (Mustaji, 2019).
Tiga pilar pendidikan tinggi yakni tridarma; darma pendidikan, darma penelitian, dan darma pengabdian, kini sudah bertambah darma pembinaan mahasiswa. Mungkin saja besok lusa, atau tahun depan tambah lagi.
Mengapa bisa berubah ada tiga alasan penting; pertama mahasiswa sudah berubah, lingkungan sudah semakin kompleks, dan tuntutan masa depan mengalami lompatan.
Mahasiswa hari ini pada umumnya adalah mereka yang lahir setelah tahun 2000 atau anak milenial generasi abad XXI. Karakteristik yang sangat mencolok adalah manusia selalu beriringan dengan teknologi. Apalagi mahasiswa boleh jadi maha lebih pintar menggunakan teknologi dibanding dosen yang lahir sebelum tahun 2000 (sepertinya ini bukan hipotesis tetapi fakta).
Lingkungan belajar bukan hanya ragam pada sumber belajar, bahkan sumber informasi dan interaksi yang tak terbatas. Siapa saja tanpa reserve boleh jadi pengirim pesan, bahkan menjadi sumber berita, soal tanggungjawab itu entah nomor berapa.
Masa depan itu ada yakni kesepakatan para orang tua, tetapi menghitung masa depan tidak perlu ilmu futurolog lagi karena masa depan itu tidak jauh tetapi sudah hadir di hadapan kita. Lompatan yang baru dikhayalkan, kini menjadi mimpi, bahkan sudah ada di seberang negeri ini, bukan mustahil ada di depan mata esok hari.
Di sinilah Prof Mustaji mencoba menjembatani antara dosen masa lalu yang menghadapi mahasiswa generasi milenial hari ini, dan keduanya ingin eksis untuk hidup di masa depan.
Tugas dosen memang tidak berparental dengan apa yang dipelajari dari dosen sebelumnya, menurut Prof Mustaji keberhasilan seorang dosen dalam menyampaikan materi tidak hanya dipengaruhi oleh kompetensi dosen dalam menguasai materi yang disampaikan, tetapi ada faktor-faktor lain yang harus dikuasai agar mampu menyampaikan materi secara profesional dan efektif.
Kompetensi-kompetensi tersebut adalah kompetensi pedagogik. Kompetensi pedagogik dapat dilihat dalam proses pembelajaran. Komponen pembelajaran yang memengaruhi proses pembelajaran meliputi dosen, mahasiswa, media pembelajaran, metode pembelajaran, dan evaluasi pembelajaran.
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang begitu pesat menuntut sumber daya manusia yang mampu merespons perkembangan tersebut. Perkembangan teknologi di bidang pendidikan sangat memengaruhi model pembelajaran berdasarkan teori-teori pembelajaran yang ada.
Pendidik, dalam hal ini dosen, sebagai salah satu sumber daya manusia, tentu memegang peranan penting dalam keberhasilan dan efektivitas pendidikan. Ini adalah narasi yang sedikit normatif, tetapi justru di zaman era teknologis ini justru kita perlu mewariskan dengan cara yang lebih elegan.
Bagi dosen yang ingin tetap eksis di perguruan tinggi, maka bukan saja tridarma, catur darma yang sarat dengan berpikir strukturalis, saatnya melihat apa yang ada dihadapan saya yakni mahasiswa. Jadi bukan mahasiswa yang berubah, apalagi lingkungan yang semakin tak terarah, yang ada adalah apakah saya sendiri siap mengubah diri.
Teknologi pendidikan memberi arah yang jelas bagaimana dosen harus mengadaptasi mahasiswa dan lingkungan sebagai sebuah sumber daya pembelajaran. Ini bukan persoalan setuju atau tidak setuju, tetapi pertaruhan masa depan profesi dosen yang ingin maju.
Kita setuju “Dengan kolaborasi kita bangun negeri, lewat pendidikan kita bersinergi”.


















