Jam istirahat belajar adalah saat di mana semua tenaga pendidik kumpul di ruang guru. Bukan saja istirahat untuk mengajar, tetapi juga mengurangi rutinitas yang kadang menjenuhkan, makanya di ruang guru kadang sebagian masih bicara tentang pelajaran tetapi lebih banyak persoalan lain. Dari keluh kesah tentang murid, kurikulum yang berubah sampai arisan selalu menghiasi ruangan setengah kelas di sekolah.
Seperti biasa, dua, tiga guru yang berkumpul pasti ada yang dibicarakan, dari kopi pahit, oleh-oleh kampung, persiapan 17 agustus, seminar deep learning semua selalu dibincangkan. Tapi kali ini sedikit berbeda dimana Pak Marmuj meletakkan tas yang agak besar dari kuran biasa sampai membuat banyak guru melirik dan melihatnya.
Pak Marsi; Pak Marmuj saya lihat beberapa kali selalu berganti-ganti tas kerja. Kemarin warna hitam, ini warna coklat, banyak kali tas nya ya pak.
Pak Marmuj; oh….ini tas jatah sekaligus kenangan.
Pak Marsi; maksudnya pak.
Pak Marmuj; ia ini tas jatah ketika saya ikut kegiatan seminar, kegiatan organisasi ya dapat jatah lah.
Pak Marsi semakin penasaran dengan kata jatah juga kenangan, sehingga menimbulkan rasa ingin tahu lebih jauh sambil melirik sekaligus memberanikan diri menarik tas pak Marmuj.
Pak Marsi; ini pak saya lihat ada tulisan dan logo, Seminar Nasional Pendidikan di Jakarta, wah ini yang dimaksud jatah itu ya pak.
Pak Marmuj; ya benar inilah jatah itu kalau kita ikut seminar kita dapat jatah satu tas, didalamnya ada makalah, bulpoint, bahkan kadang flashdisc, tumbler pur pernah….hahahhaha.
Pak Marsi; wah, kalau begitu bapak selalu ganti tas itu berarti jatah semua ya pak?
Pak marmuj; ya…macam-macam lah, kadang seminar, kadang workshop, kadang konferensi……
Sedikit hening, tetapi suara seruput kopi pagi di ruang guru menjadi penyegar aroma. Sungguh pembicaraan yang ringan tapi kadang penuh makna selalu menjadi tema yang tak direncanakan.
Pak Marsi; ini maksud saya pak, Pak Marmuj kan banyak pengalaman, sebenarnya apa sih bedanya kegiatan-kegiatan itu pak kan sama-sama mendengar orang bicara?
Pak Marmuj; ok lah….
Pertama Diskusi.
Kata diskusi sendiri berasal dari istilah dalam bahasa Latin, yakni discusum atau discutio yang artinya bertukar pikiran. Sementara dalam bahasa Inggris sendiri, kita kenal istilah discussion artinya pembicaraan atau perundingan, berdasarkan istilah, arti diskusi ialah bertukar pikiran mengenai suatu masalah, agar memahami, menemukan faktor penyebab terjadinya masalah, serta menemukan jalan keluarnya. Diskusi itu biasa dilakukan dua orang atau lebih.
Ingat…..satu kepala hebat, dua kepala pasti ada pembanding untuk kesimpulan yang lebih seimbang.
Kedua Seminar.
Seminar adalah pembahasan masalah ilmiah, meskipun topik biasanya dibahas adalah persoalan atau masalah terjadi sehari-hari. Tujuan membahas masalah ialah supaya mencari solusi pemecahan, maka dari itu seminar harus selalu diakhiri oleh keputusan-keputusan kesimpulan sebagai hasil dari pendapat bersama, dan terkadang diikuti rekomendasi atau resolusi.
Ingat…satu kepala hebat, banyak kepala dahsyat karena ada yang memberi jalan tangah.
Ketiga Simposium.
Simposium merupakan serangkaian pidato singkat didepan pengunjung yang memiliki seorang pemimpin. Biasanya simposium ini menampilkan beberapa pembicara dan umumnya mereka ikut mengemukakan pandangan-pandangannya sesuai topik yang dibahas dengan gagasan berbeda.
Ingat sekali lagi….banyak kepala banyak fikiran, bahkan dalam kepala kita sendiri selalu dialog bebarapa fikiran, itulah gunanya berbagi pendapat.
Keempat Rapat.
Rapat adalah sebuah bentuk sarana komunikasi secara kelompok dan resmi sifatnya langsung tatap muka, dan biasanya diselenggarakan oleh berbagai organisasi, baik organisasi kepemerintahan maupun swasta.
Ingat…..rapat itu penting, apalagi memutuskan kebijakan yang menyangkut hidup dan mati. Beberapa guru yang asyik dengan kegiatan lain, semua tertuju pada pak Marmuj yang bercerita sambil menunjuk kepala nya. Sementara pak Marsi terus melayani dialog yang semakin menarik.
Pak Marsi; lho…apa ada pak rapat sampai menentukan hidup dan mati?
Pak Marmuj; ya rapat tentang kenaikan gaji umpamnya. Hahahahaha…….
Ok…kita lanjutkan ya….
Kelima Konferensi.
Konferensi adalah pertemuan atau rapat untuk bertukar pendapat atau berunding tentang suatu masalah untuk dihadapi bersama. Rapat atau konferensi bisnis biasanya pertemuan membahas persoalan bisnis.
Ingat ya….kalau yang ini biasanya untuk para pembesar, atau bisnisman lah.
Keenam Workshop.
Workshop dalam bahasa Indonesia, adalah kegiatan interaktif yang melibatkan sekelompok orang untuk belajar, berdiskusi, dan berlatih keterampilan baru dalam suatu bidang tertentu. Workshop biasanya lebih berfokus pada praktik langsung dan partisipasi aktif peserta.
Nah yang ini ingat ya…..kalau mau ikut workshop kita harus ikut bicara, semua mempunyai hak yang sama dalam memberikan pendapat.
Ketujuh Muktamar.
Muktamar adalah pertemuan besar yang diadakan oleh sebuah organisasi atau lembaga, khususnya dalam konteks organisasi Islam, untuk membahas isu-isu penting terkait keagamaan, sosial, atau organisasional. Dah yang penting ingat…..
Kedelapan Kongres.
Kongres adalah pertemuan besar yang dihadiri oleh wakil-wakil dari suatu organisasi, baik itu organisasi politik, sosial, profesi, atau kelompok lainnya, untuk membahas dan mengambil keputusan mengenai berbagai masalah atau isu tertentu.
Kalau yang ini tak perlu diingat, karena yang ikut biasanya ketua atau kepala sekolah…..
Kesembilan Temu Kolega.
Nah yang ini….mungkin seperti reuni dari kampus lah….
Pak Marsi; lho….kok mungkin pak?
Pak Marmuj: ya karena Temu Kolega saya belum tahu persis karena baru mau ikut pekan depan….
Pak Marsi; wah….banyak juga rupanya ya pak istilah-istilah itu, memangnya bapak pernah ikut semua….
Pak Marmuj; tiga tahun yang lalu saya pernah ikut semua. Dah sudah…….
Seorang guru perempuan Ibu Massi mencoba ikut dalam diskusi dengan sedikit menyela.
Ibu Marin; wah kemarin saya dengar bapak ikut seminar internasional di Malaysia ya pak, berarti tas dan kenangannya mewah ya pak?
Pak Marmuj; ya mewah sekali. (sambil menunjukkan beberapa file gambar dan dokumen dari telepon selulernya).
Ibu Marin; ini benaran ya pak kok mewah kali ya.
Pak Marmuj; ya…ini benaran hanya di telepone seluler, kan dikirim lewat aplikasi,
Ibu Marin; lho………
Pak Marmuj; ia karena seminarnya online lewat zoom, maka tasnya pun yang hanya di layar maya saja.
Pak Marsi, Ibu Marin dan rekan lain tertawa…..hahahahhahaha.
Pak Marmuj….Pak Marmuj…….memanglah….
Tiga hal hikmah yang dapat kita ambil dari cerita ini adalah:
Pertama; setiap individu memiliki kelebihan dan kelemahan, mengenal keduanya adalah penting untuk menjadi dasar bagaimana kita harus bertindak dan membuat pertimbangan dalam keputusan.
Kedua; kegiatan ilmiah seperti seminar dan lain sebagainya adalah contoh mengetahui kelebihan pendapat, dan kelemahan yang kita miliki. Berpendapat sangat dibutuhkan, tetapi mendengar itu adalah cara jitu membuat pertimbangan.
Ketiga; ketika saya menjadi kita, adalah saat dimana mau mendengar dan berbagi pendapat dalam memahami dan mencari solusi tentang kehidupan untuk masa depan yang lebih baik.
Ketujuh; kita setuju berkolaborasi mengeksplorasi sejarah, lewat kisah kita bercari ibrah.
Catatan; kisah ini diinspirasi dari berbagai sumber.



















