wartagarudaonline-Medan | Yayasan yang didirikan almarhum Haji Anif kembali menjalankan program sosial berupa pembersihan masjid secara gratis selama bulan Ramadan tahun ini. Program ini menargetkan sekitar 3.500 hingga 4.000 masjid yang akan dibersihkan di berbagai wilayah Sumatera Utara.
Kegiatan tersebut dilakukan oleh Yayasan Haji Anif dengan mengerahkan puluhan kendaraan operasional setiap harinya. Secara keseluruhan, terdapat sekitar 39 unit kendaraan yang bertugas menyisir berbagai daerah untuk membersihkan masjid-masjid itu.
Ketua Yayasan Haji Anif sekaligus anggota DPR RI, Dr H Musa Rajekshah MHum menjelaskan, program pembersihan masjid ini telah berjalan sejak tahun 2000. Awalnya kegiatan tersebut hanya menggunakan satu kendaraan operasional dan dimulai dari wilayah Tapanuli Selatan serta Padangsidimpuan.
Seiring berjalannya waktu, program tersebut terus berkembang dan kini telah menjangkau hampir seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Utara. Bahkan, kegiatan serupa juga telah dilakukan di luar provinsi tersebut, termasuk di wilayah Bali.
“Selama Ramadan, kegiatan pembersihan masjid tetap berjalan seperti biasanya, meskipun jam kerja para petugas sedikit disesuaikan. Setiap unit kendaraan rata-rata mampu membersihkan sekitar lima masjid dalam sehari,” kata wakil rakyat yang akrab disapa Ijeck ini.
Dengan jumlah kendaraan yang beroperasi mencapai 39 unit, total masjid yang dibersihkan selama sebulan diperkirakan bisa mencapai antara 3.500 hingga 4.000 masjid. Sebagian masjid dibersihkan lebih dari satu kali, sementara sebagian lainnya hanya sekali selama program berlangsung.
Program ini melibatkan sekitar 108 pekerja yang tergabung dalam tim pembersih masjid. Setiap kendaraan diisi oleh tiga orang petugas yang bertugas membersihkan area masjid seperti lantai, halaman, serta fasilitas lainnya.
Selain menjangkau Medan, kegiatan tersebut juga dilaksanakan di beberapa daerah lain seperti Binjai, Langkat, dan Deli Serdang. Secara keseluruhan, tim pembersih masjid ini telah menjangkau sekitar 18 kabupaten di Sumatera Utara.
Yayasan Haji Anif tidak hanya menjalankan program pembersihan masjid, tetapi juga berbagai kegiatan sosial lainnya. Di antaranya program sekolah gratis, layanan mobil jenazah tanpa biaya, pembangunan masjid, hingga perbaikan fasilitas rumah ibadah.
Menurut Ijeck, seluruh kegiatan sosial yayasan tersebut dibiayai dari usaha yang dikembangkan oleh keluarga almarhum Haji Anif. Sebagian keuntungan usaha tersebut disisihkan untuk menjalankan berbagai program kemanusiaan.
Anggota Komisi V DPR-RI ini berharap, program pembersihan masjid gratis ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta menginspirasi organisasi maupun komunitas lain untuk melakukan kegiatan sosial serupa.
Selain kegiatan bersih-bersih masjid, Masjid Al-Musannif yang berada di kawasan Cemara Asri, Percut Sei Tuan, juga menyediakan program buka puasa bersama secara gratis bagi masyarakat.
Setiap hari selama bulan Ramadan, pengelola masjid menyiapkan sekitar 1.000 paket takjil dan makanan berbuka puasa untuk para jamaah serta masyarakat yang datang.
Program berbuka puasa gratis tersebut dilaksanakan sejak awal Ramadan hingga akhir bulan suci. Bahkan di luar Ramadan, masjid tersebut juga rutin menyediakan hidangan berbuka puasa pada hari Senin dan Kamis bagi jamaah yang menjalankan puasa sunnah.
“Melalui berbagai kegiatan sosial tersebut, yayasan berharap dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat serta memperkuat semangat kepedulian dan kebersamaan di tengah kehidupan umat,” kata Ijeck.(UJ)


















