Nama Teknik Pengelompokan
– Teknik membagi tiga kelompok dengan menyebutkan kendaraan yang digunakan menuju sekolah.
Pengertian
– Adalah teknik membagi kelompok menjadi tiga bagian berdasarkan kendaraan yang digunakan peserta didik ketika berangkat dari rumah ke sekolah menjadi tiga kelompok yakni; berjalan kaki, angkutan umum dan kendaraan pribadi.
Media/bahan
– Tidak ada.
Langkah-langkah
Langkah-langkah untuk melaksanakan teknik pengelompokan ini adalah sebagai berikut:
– Sampaikan kepada peserta didik bahwa dalam kegiatan ini akan dibagi dalam tiga kelompok.
– Menanyakan kepada peserta didik tentang kendaraan yang mereka gunakan sampai di sekolah.
– Mengelompokkan peserta didik berdasarkan kendaraan yang digunakan selama ini menjadi tiga kelompok utama yakni; berjalan kaki, angkutan umum dan kendaraan pribadi.
– Peserta didik yang berjalan kaki diminta untuk mengelompok menjadi satu bagian.
– Peserta didik yang menggunakan kendaraan umum mengelompok menjadi satu bagian.
– Peserta didik yang menggunakan kendaraan pribadi diminta untuk mengelompok menjadi satu bagian.
– Kelompok pertama terdiri dari peserta didik yang berangkat ke sekolah berjalan kaki.
– Kelompok kedua terdiri dari peserta didik yang berangkat ke sekolah menggunakan kendaraan umum.
– Kelompok ketiga terdiri dari peserta didik yang berangkat ke sekolah menggunakan kendaraan pribadi.
Kelebihan
Kelebihan teknik pengelompokan ini adalah sebagai berikut:
– Teknik ini mudah dilakukan baik di dalam kelas maupun di luar kelas.
– Teknik tidak memerlukan media atau bahan.
– Teknik ini dalam mempraktikkannya efektif dalam menggunakan waktu.
Kelemahan
Kelemahan teknik pengelompokan ini adalah sebagai berikut:
– Teknik ini sulit memprediksi jumlah anggota karena tidak diketahui latar belakang peserta didik sebelumnya.
– Teknik ini kadang sulit membagi peserta didik apabila menggunakan dua jenis kendaraan yang dimaksudkan, atau juga untuk kegiatan yang peserta didiknya semua di asrama.
Catatan:
– Teknik ini dapat diterapkan pada peserta didik sejak dari kelas awal sampai perguruan tinggi.
– Teknik ini menarik karena kontekstual sesuai dengan pengalaman sehari-hari yang dialami oleh peserta didik.
– Teknik ini harus hati-hati dilakukan untuk menghindari stereotipe peserta didik dengan latar belakang kendaraan yang mereka miliki.
Kita setuju; Dengan Kolaborasi Kita Bangun Negeri, Lewat Pendidikan Kita Bersinergi.

















