wartagarudaonline-Medan | Menyikapi adanya pengunjung yang diduga tewas akibat overdosis obat terlarang, anggota Fraksi PDIP DPRD Sumut Alfriyansah Ujung ST, mendesak Pemkab dan Polres Dairi segera menutup sekaligus memeriksa pemilik Cafe Star Light di Sidikalang.
“Saya minta dilakukan pemeriksaan sekaligus dilakukan penyegelan, atau bila perlu tutup saja cafenya karena sudah ada korban (meninggal). Segera periksa pemilik cafenya, kemudian begitu lengkap seluruh buktinya langsung ambil tindakan,” tegas Ketua KNPI Dairi itu, Selasa (5/7/2025).
Ujung juga minta polisi supaya segera memeriksa pemilik tempat hiburan tersebut. Bila perlu tingkatkan razia ke tempat-tempat hiburan yang diduga memperjualbelikan obat-obatan terlarang.
“Ini kejadian (tewas OD) yang kesekian kalinya. Seingat saya, pada Juni lalu pun ada yang meninggal karena overdosis,” ungkap Ujung.
Ketika itu, dia menyampaikan keprihatinan dan mengecam keras terhadap insiden tragis meninggalnya seorang pemuda berinisial SS di salah satu tempat hiburan malam di Desa Huta Rakyat, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, pada Kamis (26/6/2025) lalu. Diduga kuat kematian korban berkaitan dengan konsumsi campuran obat-obatan terlarang dan minuman keras.
“Kita semua dikejutkan oleh kabar duka ini. Kejadian ini bukan hanya mencoreng wajah Kabupaten Dairi, tetapi juga menunjukkan bahwa peredaran narkoba dan lemahnya pengawasan terhadap tempat hiburan malam telah sampai pada titik yang sangat mengkhawatirkan,” tegasnya.
Teranyar kejadian serupa juga terulang. Seorang wanita muda, pengunjung salah satu cafe di Sidikalang ditemukan tewas diduga karena over dosis. Wanita asal Medan dan itu tewas di tempat kejadian.
“Iya betul ada kejadian itu. Diduga korban meninggal karena overdosis,” kata seorang warga yang mengetahui kejadian memilukan itu.
Mengutip laporan sebuah media online,
wanita muda yang meninggal dunia di tempat hiburan malam di kawasan Ring Road Sidikalang, Kabupaten Dairi itu terjadi pada Senin (4/8/2025) pukul 02.00 WIB.
Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidikalang. “Sempat dibawa ke rumah sakit. Dia (korban) warga Medan dan kisaran umurnya sekitar 25 tahunan,” katanya.
Pihak RSUD Sidikalang menjelaskan penyebab kematian karena overdosis. “Jenazah wanita diurus oleh teman-temannya dan diantar ke Medan menggunakan ambulance RSUD Sidikalang,” kata perwakilan RSUD Sidikalang.
Pihak kepolisian hingga saat ini belum memberikan informasi terkait masalah tersebut. (Uj)



















