Manusia memiliki kemampuan untuk mendapatkan ilmu pengetahuan, namun dari ilmu pengetahuan ini tidak semua manusia dapat memelihara, memanfaatkan, apalagi mengendalikan dirinya.
Menurut Imam Al-Ghazali dalam kitabnya Mukasyafatul Qulub ada empat golongan manusia menurut ilmu pengetahuan yakni sebagai berikut:
Pertama, orang yang berpengetahuan dan dia menyadari bahwa dirinya berpengetahuan. Orang ini patut diikuti, dijadikan imam dan dapat dijadikan contoh teladan. Profesi ini biasanya adalah pendidik, ustaz, dan lainnya.
Kedua, orang yang berpengetahuan, dan dia tidak menyadari bahwa dirinya adalah berpengetahuan. Orang seperti ini harus diberitahu, dibina dan kemudian dibimbing agar ia dapat mengembangkan potensi lebih maksimal. Mereka ini adalah golongan pelajar, pengembara, olahragawan dan lainnya.
Ketiga, orang yang tidak berpengetahuan dan dia menyadari bahwa dirinya tidak berpengetahuan. Orang seperti ini patut disadarkan, dibangunkan, kemudian dikawal agar ia tumbuh dan berkembang sesuai dengan kaidah dan lingkungan.
Mereka ini adalah golongan pemalas, pengemis dan lainnya.
Keempat, orang yang tidak berpengetahuan dan dia tidak menyadari bahwa dirinya tidak berpengetahuan.
Orang seperti ini patut dihindari, karena dia merasa paling benar, maka doakan agar cepat kembali ke jalan yang benar.
Diantara mereka adalah yang senang berdebat, sombong, angkuh dan lainnya.
Catatan: Tulisan ini diinspirasi dari berbagai sumber.



















